RADAR GRESIK – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan mental anak sejak usia dini, para penerima Beasiswa Petrokimia Gresik (Bestro) lintas angkatan 2023, 2024, dan 2025 menggelar program “BESTRO EMOGROW 2026”. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Sosial Anak Yatim dan Fakir Miskin REITRA Gresik, Sabtu (4/7/2026).
Mengusung konsep Pertumbuhan dan Regulasi Emosional untuk Kesejahteraan, program ini berfokus pada pengembangan kecerdasan emosional bagi anak-anak panti asuhan mulai dari jenjang TK hingga SMP.
Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung pengembangan kecerdasan emosional anak sejak dini, mengingat anak-anak di lingkungan panti asuhan dapat menghadapi berbagai tantangan psikososial yang memerlukan ruang untuk mengekspresikan emosi secara sehat.
Ketua Kelompok Pelaksana, Muhammad Randi Prayoga, menjelaskan bahwa kegiatan dikemas melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan partisipasi aktif. Anak-anak panti diajak mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka lewat berbagai pos interaktif.
“Kami ingin menghadirkan ruang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka secara konstruktif, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka sejak dini,” ujar Randi.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi pendaftaran dan pembukaan formal. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari ketua pelaksana, ketua yayasan panti, serta perwakilan dari Petrokimia Gresik.
Baca Juga: PetroNite Fest 2026 Buat Ratusan UMKM Tersenyum, Pengunjung Membludak Penjualan Melejit
Memasuki sesi inti, para peserta mendapatkan sosialisasi mengenai pengenalan berbagai jenis ekspresi dan emoji emosi. Setelah itu, anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok didampingi pemandu untuk membuat yel-yel guna membangun kedekatan dan kerja sama tim.
Metode pembelajaran emosi kemudian dituangkan melalui sesi permainan edukatif yang dibagi ke dalam tiga pos strategis. Pada Pos 1 para peserta diajak mengenali jenis-jenis emosi yang muncul berdasarkan permainan dadu, sementara pada Pos 2 menjadi ruang bagi anak-anak untuk memvisualisasikan masa depan dan perasaan mereka di atas kertas. Sesi diakhiri di Pos 3 yang memberikan edukasi mengenai tata cara meredam dan menyalurkan emosi negatif secara positif.
Sebelum ditutup, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan mereka selama mengikuti kegiatan. Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis dan sesi dokumentasi bersama.
Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Petrokimia Gresik Lepas 50 Taruna Makmur Batch IX untuk Dampingi Petani
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Nuril Huda, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter penerima Beasiswa Petrokimia Gresik agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, para penerima beasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai kepedulian, kolaborasi, dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Selain sebagai momen berbagi, agenda ini diharapkan menumbuhkan motivasi dan optimisme bagi anak-anak panti untuk terus konsisten meraih cita-cita,” ujar Nuril Huda.
Langkah ini juga menjadi kontribusi nyata para penerima beasiswa dalam mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta Poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Gelar Khitanan Massal, Usai Disunat Peserta Bisa Langsung Lari
Program yang memadukan edukasi psikologi dan permainan interaktif ini mendapat respons positif dari pengurus yayasan. Ketua Yayasan Sosial Anak Yatim dan Fakir Miskin REITRA Gresik, Dr. H. M. Elvi Wahyudi, MM, menyatakan bahwa pendekatan yang dibawa oleh para mahasiswa ini memberikan warna baru bagi pembinaan anak asuh.
“Ini adalah kegiatan yang sangat positif, acaranya bagus sekali dan sangat membuka wawasan bagi anak-anak. Mengingat biasanya acara di panti ini sekadar seremonial, santunan bantuan, dan doa bersama. Akan tetapi, ini ada permainan edukatif yang pastinya mengasah dan membantu pengembangan diri, terutama pengendalian emosi dan kepercayaan diri. Terima kasih sudah berkunjung ke panti ini,” ungkapnya.
Selain memberikan pendampingan psikososial, kelompok penerima Beasiswa Bestro juga menyalurkan bantuan sosial berupa santunan pendidikan, paket bahan pangan pokok, dan perlengkapan sekolah guna menunjang kebutuhan operasional harian anak-anak panti. (rir/han)
Editor : Hany Akasah