Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nany Widjaja Alirkan Uang PT Java Fortis Rp 12 M ke PT Dharma Nyata Press

H
Penulis: Hany Akasah❯
Suasana sidang di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin (8/7). (foto: Alfian Rizal/Jawa Pos)
Suasana sidang di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin (8/7). (foto: Alfian Rizal/Jawa Pos)

Advertisement

RADAR GRESIK - Uang milik PT Java Fortis Corporindo senilai Rp 21,4 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan Nany Widjaja, sebagian mengalir ke PT Dharma Nyata Press. Fakta itu diungkap Lukman Hardiansyah, mantan karyawan PT Java Fortis dalam persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin (8/7).

Lukman mengungkapkan bahwa dirinya diperintah Nany untuk membuat laporan keuangan terkait penggunaan dana perusahaan senilai sekitar Rp 14 miliar. Nany memintanya memasukkan nilai tersebut ke dalam komponen biaya "Perantara" untuk perolehan tanah di Jombang, Jawa Timur.

”Saya diminta mem-breakdown sebagai biaya perantara jual,” kata Lukman saat memberikan keterangan sebagai saksi fakta dalam persidangan.

Namun pada Mei 2018 Lukman menemukan transaksi bahwa uang itu tidak digunakan untuk biaya perantara jual. ”Ada dana keluar Rp 12 miliar ke PT Dharma Nyata Press, Rp 1,9 miliar ke pihak lain dan ada tarikan tunai,” ujarnya.

Satu-satunya orang yang punya kewenangan untuk mentransfer uang PT Java Fortis Corporindo adalah Nany Widjaja selaku direktur tunggal perusahaan saat itu. Saat itu, Nany juga menjabat sebagai direktur di PT Dharma Nyata Press, perseroan yang saat ini menjadi obyek sengketa antara Nany dan PT Jawapos. Pengeluaran uang untuk biaya perantara juga tidak pernah dibahas dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). 

Advertisement

Kuasa hukum PT Java Fortis Kimham Pentakosta dari MS&A Lawfirm mengatakan bahwa yang dilakukan Nany sarat dengan konflik kepentingan. ”Terbukti sebagian besar uang masuk ke PT Dharma Nyata Press yang terafiliasi langsung dengan direktur sendiri,” tegas Kimham. 

Sementara itu, kuasa hukum Nany Widjaja, Richard Handiwiyanto mengklaim pihaknya telah memiliki RUPS sejak 2017 yang disetujui oleh jajaran direksi. RUPS tersebut membuktikan adanya tanggungjawab dari pihak Nani Widjaja. ”Kenapa mereka sekarang bilang tidak ada pertanggungjawaban. Mungkin itu ada yang sengaja memerintahkan,” urai Richard. 

Kimham kembali menambahkan, melalui fakta sidang tersebut, terbukti Nany telah berbuat melawan hukum. Menurut Kimham, fakta persidangan mengungkap Nany menginstruksikan saksi untuk membuat laporan seolah-olah dana tersebut untuk biaya perantara jual beli. 

PT Dharma Nyata Press juga menjadi obyek sengketa dalam perkara lain. Antara lain, gugatan Nany Widjaja terhadap PT Jawa Pos terkait kepemilikan saham PT DNP. Gugatan itu tidak diterima majelis hakim karena syarat formil tidak terpenuhi. Pihak Nany mengajukan banding.

Selain itu juga sengketa kepemilikan saham PT DNP. Gugatan itu ditolak oleh hakim Pengadilan Negeri Surabaya dan dimenangkan oleh PT Jawa Pos, namun sedang diajukan banding. (han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

30 Lembar Bukti Ungkap Dana Rp 21,4 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan Nany Widjaja

30 Lembar Bukti Ungkap Dana Rp 21,4 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan Nany Widjaja

RADAR GRESIK – PT Java Fortis Corporindo menyerahkan 30 lembar bukti dalam sidang gugatan terhadap mantan direkturnya, Nany Widjaja, di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (17/6). Bukti-bukti tersebut diajukan untuk mengun

Komisi III DPRD Gresik Sidak Jalan Bungah-Dukun, Progres Pembangunan Baru Capai 50 Persen

Komisi III DPRD Gresik Sidak Jalan Bungah-Dukun, Progres Pembangunan Baru Capai 50 Persen

RADAR GRESIK – Jajaran Komisi III DPRD Kabupaten Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek peningkatan kualitas ruas Jalan Bungah-Dukun di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Langkah peninjauan lapangan

Wabup dr. Alif Terima ATM Award 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pengendalian Penyakit Menular

Wabup dr. Alif Terima ATM Award 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pengendalian Penyakit Menular

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional di bidang kesehatan. Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menerima secara langsung penghargaan AIDS,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer