RADAR GRESIK — Di tengah maraknya keluhan masyarakat mengenai mahalnya biaya pendidikan anak usia dini di Kabupaten Gresik, KB-TK Islam Al Azhar 69 Gresik muncul sebagai oase yang solutif.
Sekolah yang berada di bawah naungan Semen Indonesia Foundation (SIG Foundation) ini membuktikan bahwa fasilitas belajar premium skala nasional dan kurikulum berstandar internasional tidak harus ditebus dengan biaya yang mencekik kantong orang tua.
SIG Foundation sendiri berkomitmen menghadirkan ekosistem pendidikan berkualitas tinggi namun tetap ramah di kantong masyarakat. Komitmen ini diwujudkan secara menyeluruh di semua satuan pendidikan yang berada di bawah naungannya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Seremoni, HUT ke-20 SIF Jadi Momentum Lonjakan Kualitas Pendidikan
Mulai dari tingkat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) seperti KB-TK Islam Al Azhar 70 Tuban, SD SIG, SMP SIG, SMA SIG, hingga SMK SIG. Bahkan, jangkauan ini meluas hingga jenjang Pendidikan Tinggi (Dikti) melalui Politeknik Semen Indonesia (POLTEKSI) dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).
Berlokasi strategis di dalam kawasan Perumahan Segunting SIG, sekolah ini menawarkan lingkungan belajar yang sangat luas, asri, dan aman karena didukung oleh sistem keamanan security 24 jam penuh yang menjamin ketenangan pikiran para wali murid.
Kepala KB-TK Islam Al Azhar 69 Gresik, Susmiati, S.Pd, memaparkan bahwa kenyamanan siswa merupakan prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Guna menjaga efektivitas dan kondusivitas belajar, kapasitas setiap ruang kelas dibatasi secara ketat dengan maksimal 15 anak saja.
Saat ini, sekolah mengelola dua kelas untuk jenjang Kelompok Bermain (KB), tiga kelas untuk TK A, dan dua kelas untuk TK B. Setiap ruang kelas telah ditunjang dengan fasilitas modern seperti pendingin ruangan (AC), layar LED interaktif, serta aneka Alat Permainan Edukatif (APE) yang lengkap.
Menariknya, sekolah ini memiliki tradisi unik untuk mengusir rasa jenuh dan malas pada anak sebelum masuk kelas. Setiap pagi, seluruh siswa diajak berjalan-jalan dan mengitari area sekolah menggunakan fasilitas kereta kelinci khusus milik sekolah secara gratis.
"Kereta kelinci ini beroperasi setiap hari sebagai sarana stimulus pagi agar psikologis anak-anak merasa senang, ceria, dan siap menerima pembelajaran tanpa ada rasa bosan. Selain itu, kami juga rutin menggelar kegiatan outing class gratis satu bulan sekali serta program makan bersama menu bergizi untuk memantau tumbuh kembang fisik anak," terang Susmiati.
Baca Juga: Ukir Prestasi Emas, Semen Indonesia Foundation (SIF) Terus Cetak Generasi Unggul
Terkait kebijakan finansial yang sering menjadi momok, Susmiati menjelaskan bahwa sekolahnya menerapkan sistem penguncian biaya (all-in) yang transparan sejak awal masuk dan dapat diangsur.
Uang pangkal dipatok sebesar Rp5.400.000 dan nilai tersebut sudah mengkaver seluruh kebutuhan investasi pendidikan anak hingga lulus atau keluar dari jenjang TK, sehingga wali murid yang melanjutkan dari KB ke TK tidak akan ditarik biaya tambahan lagi.
Sementara untuk iuran bulanan atau SPP sangat terjangkau, yakni sebesar Rp350.000 untuk jenjang KB dan Rp400.000 untuk jenjang TK. Adapun uang kegiatan tahunan sebesar Rp1.500.000 dan biaya seragam sebesar Rp1.100.000 untuk empat setel pakaian siap pakai yang hanya dibayarkan sekali saja.
Baca Juga: Harmoni Akademik dan Talenta, SMA SIG Gresik Antarkan Siswa Berjaya di Cak Yuk Gresik 2025
Kemudahan ekstra juga diberikan bagi orang tua pekerja melalui keberadaan Taman Penitipan Anak (TPA) SIG yang dikelola satu atap dengan sekolah. Siswa KB-TK yang menggunakan layanan TPA akan langsung diantar oleh para guru dan berhak mendapatkan potongan biaya (diskon) sebesar 50 persen.
Tingginya animo masyarakat membuat slot inden pendaftaran di sekolah yang terkoneksi langsung dengan SD Islam Al Azhar ini telah terisi penuh hingga tahun ajaran 2028, di mana para pendaftar inden berhak mendapatkan potongan biaya sebesar 10 persen.
Sebagai bagian dari jaringan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar Indonesia, sekolah ini mengusung keunggulan mutakhir berupa integrasi tiga poros kurikulum nasional, kurikulum pribadi muslim, dan kurikulum adab yang menjadi pembeda utama dari lembaga pendidikan standar lainnya.
Baca Juga: Sukses Ukir Prestasi Emas, Semen Indonesia Foundation Raih Penghargaan Best Achievement
Dalam implementasinya, siswa digembleng secara telaten untuk menerapkan delapan pilar adab dalam kehidupan sehari-hari, meliputi adab terhadap Allah SWT, Al-Qur'an, Rasulullah SAW, agama Islam, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, serta adab dalam keseharian.
Nilai-nilai ini diperkuat dengan pembiasaan salat dhuha, salat lima waktu, tata cara wudu yang benar, serta hafalan surah pendek (murojaah) harian hingga agenda mabit (malam bina iman dan takwa) serta sahur bersama saat bulan Ramadan bagi siswa TK B.
Di sektor akademik, KB-TK Islam Al Azhar 69 Gresik memiliki metode khusus calistung (baca, tulis, hitung) yang sangat efektif, di mana anak dididik hingga mampu membaca hanya dalam kurun waktu satu minggu saja.
Baca Juga: Optimalkan Peran Guru BK dan Rapor, SMA Semen Gresik Sukses Antarkan Siswa Lolos SNBP
Guru-guru di sekolah ini juga adaptif dalam menyesuaikan metode mengajar dengan keunikan karakter anak, bahkan sukses menerapi beberapa siswa yang sempat mengalami keterlambatan bicara (speech delay) hingga lancar berkomunikasi.
Akselerasi mutu internasional juga mulai diterapkan tahun ini, di mana jajaran tenaga pendidik mulai mengadopsi Kurikulum Cambridge dengan menyelipkan percakapan bahasa Inggris (English conversation) di setiap sesi pembelajaran kelas.
Sekolah juga rutin menghadirkan wali murid sebagai guru tamu melalui program Guest Teacher setiap tiga bulan sekali.
Baca Juga: Keren! Siswa SMK Semen Gresik Ciptakan Aplikasi E-Voting Berbasis Web untuk Pemilihan Ketua OSIS
Komitmen total ini sukses melahirkan generasi cilik berprestasi yang langganan menyabet gelar juara di tingkat Kabupaten Gresik hingga nasional, mulai dari kompetisi panjat tebing, story telling, pildacil, balap push bike, hingga olimpiade matematika tingkat KB.
Keunggulan nyata ini dirasakan langsung oleh Cut Intan Kamalia, seorang wali murid pendatang yang sempat kebingungan mencari sekolah dengan halaman luas agar anaknya bisa bersosialisasi di lingkungan baru.
"Awalnya saya survei ke beberapa sekolah karena anak saya tidak punya teman di lingkungan baru. Begitu melihat Al Azhar, halamannya sangat luas dan baik untuk tumbuh kembang anak. Setelah berdiskusi dengan kepala sekolah mengenai kurikulum adab, saya langsung yakin. Sekarang anak saya berkembang luar biasa, kemampuan akademis, hafalan surah pendek, dan doanya sangat matang didukung fasilitas kelas yang selalu bersih," aku Cut Intan puas.
Testimoni senada diutarakan oleh Wulan Ramadhaniah, wali murid pendatang lainnya yang sempat berkeliling membandingkan kualitas PAUD di Gresik. Ia mengaku kagum karena biaya pendidikan di Al Azhar sangat jujur tanpa ada biaya siluman di tengah jalan.
"Sangat mengagumkan ada sekolah sekelas Al Azhar di Gresik dengan fasilitas kelas yang begitu luas dan berbeda jauh dari standar sekolah lain. Biayanya sudah include sejak awal masuk KB, jadi saat anak saya naik ke TK, sama sekali tidak ada biaya tambahan lagi. Kita sebagai orang tua bisa menyaksikan langsung bagaimana ekosistem belajar anak-anak kita dirawat dengan sangat baik di sini," pungkas Wulan.
Bagi orang tua yang ingin melanjutkan pendidikan dasar buah hatinya, saat ini Penerimaan Murid Baru (PMB) SD Islam Al Azhar 79 Gresik juga telah membuka jalur open indent untuk tahun ajaran 2027/2028. Sekolah dasar ini akan menerapkan integrasi Kurikulum Cambridge, kurikulum nasional, serta kurikulum adab yang selaras dengan pondasi keagamaan anak.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran seluruh unit sekolah di bawah SIG Foundation dapat menghubungi nomor layanan pelanggan (Customer Service) SIF di 0851-2681-0011. (rir/han)
Editor : Hany Akasah