Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

UMG Ambil Bagian dalam Transformasi Pendidikan Nasional, 12.500 Guru TK dan SD Dapat Kesempatan Emas Lanjutkan Studi S-1/D-IV

Novia Andriyani • Minggu, 14 September 2025 | 02:50 WIB

LANGKAH BESAR : UMG dipercaya Kemendikdasmen untuk ambil bagian dalam Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik.
LANGKAH BESAR : UMG dipercaya Kemendikdasmen untuk ambil bagian dalam Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik.

RADAR GRESIK
- Sebanyak 12.500 guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di seluruh Indonesia kini punya kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S-1) atau Ahli Madya (D-IV) dengan biaya yang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat.

Program ini, yang dikenal sebagai Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik (PKA), adalah inisiatif besar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas para pendidik, yang merupakan ujung tombak dalam memajukan pendidikan nasional.

Program PKA digagas melalui kolaborasi erat antara Kemendikdasmen dan 92 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang tersebar di berbagai wilayah.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Jumat, 12 September 2025, di Jakarta menjadi momen penting yang menandai dimulainya gerakan besar ini.

Kesepakatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu guru dan pada akhirnya, kualitas pembelajaran di ruang kelas.

Tujuan utama dari program ini sangat jelas: meningkatkan kompetensi akademik guru agar proses belajar mengajar menjadi lebih bermakna, adaptif, dan berdampak langsung pada pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Dengan guru yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi, diharapkan mereka mampu menciptakan inovasi dan metode pembelajaran yang lebih efektif, sehingga mampu mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat.

Yang lebih membanggakan,Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dipercaya untuk menjadi bagian dari program strategis ini. UMG akan memfasilitasi 210 guru untuk melanjutkan studi di program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Kehadiran langsung RektorUMG, Prof. Dr.Khoirul Anwar, pada penandatanganan MoU menegaskan komitmen kuat universitas dalam mendukung upaya transformasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Program ini juga menjadi bentuk afirmasi bagi guru-guru di daerah terpencil yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan tinggi. Melalui kerja sama dengan LPTK di berbagai daerah, pemerintah memastikan bahwa setiap guru, di mana pun mereka berada, memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri," Jelas Prof. Dr.Khoirul Anwar.

Lebih lanjut disampaikan RektorUMG tersebut, bahwa ini adalah langkah vital untuk memastikan tidak ada guru yang tertinggal dalam kesempatan untuk berkontribusi lebih besar bagi masa depan anak bangsa.

"Dengan adanya program ini, para guru dapat terus mengasah ilmu, meningkatkan profesionalisme, dan pada akhirnya, memberikan dampak positif yang lebih besar bagi peserta didik mereka. Ini adalah langkah konkret menuju masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah," pungkas Prof. Dr.Khoirul Anwar. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#LPTK #Program #Guru #Pemenuhan Kualifikasi Akademik #pendidikan guru sekolah dasar #khoirul anwar #universitas muhammadiyah gresik #umg