Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pemkab Gresik Gelontorkan Dana untuk Perbaikan 179 Ruang Kelas SD Rusak

Fajar Yuliyanto • Rabu, 23 Juli 2025 | 02:55 WIB
TINJAUAN: Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau sekolah rusak di Gresik.
TINJAUAN: Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau sekolah rusak di Gresik.

Radar Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus melakukan peningkatan kualitas pendidikan. Melalui, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik berupaya serius menangani kerusakan infrastruktur sekolah dasar negeri yang tersebar di berbagai wilayah.

Sebanyak 179 ruang kelas rusak dari total 714 ruang kelas SD Negeri yang mengalami kerusakan di seluruh Kabupaten Gresik, akan mulai diperbaiki pada tahun 2025.

Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik, Herawan Eka Kusuma, menjelaskan perbaikan ini akan dilakukan melalui beberapa skema pengajuan anggaran. Skema tersebut meliputi Dana Alokasi Khusus (DAK), Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, serta Perubahan APBD (P-APBD).

Herawan merinci, usulan terbesar berasal dari DAK dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp 25.976.694.062. Dana ini direncanakan untuk membiayai perbaikan di 17 sekolah dengan total 65 ruang kelas yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.

Selain DAK, Dispendik mengajukan perbaikan melalui jalur Pokir dari anggota DPRD Gresik. Estimasi kebutuhan anggaran untuk skema ini sebesar Rp 5.549.000.000.

"Melalui usulan Pokir, sebanyak 35 sekolah dengan total 47 ruang kelas diusulkan mendapatkan perbaikan," kata Herawan, Selasa (22/7/2025).

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan (Dispendik) juga menggunakan dana APBD murni untuk memperbaiki sekolah-sekolah rusak. Usulan anggaran yang diajukan mencapai Rp 5.978.000.000. "Melalui APBD 2025, kami mengusulkan perbaikan untuk 19 sekolah dengan jumlah 41 ruang kelas," jelasnya.

Menjelang perubahan anggaran, pihak Dispendik juga mengajukan perbaikan sekolah melalui P-APBD. Dalam usulan tersebut, terdapat 26 sekolah yang diajukan dengan total 26 ruang kelas. Kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp 5.200.000.000.

Secara keseluruhan, diketahui total ada 94 SD Negeri dari 95 bangunan Sekolah Negeri tingkat SD di Gresik yang mengalami kerusakan.

"Kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan kualitas dan kenyamanan proses belajar mengajar bagi siswa di seluruh wilayah. Ini demi masa depan pendidikan anak-anak kita," pungkas Herawan. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#SD #gresik #dinas pendidikan #dprd #pokir #PAD