RADAR GRESIK - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik menggandeng PT Petrokimia Gresik untuk menggelar aksi bersih-bersih sampah plastik dan apel bersama. Acara yang mengusung tema "Hentikan Polusi Plastik" ini dipusatkan di Pasar Krempyeng dan Pasar Baru Gresik, Kamis, (5/6/2023).
Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai.
"Hari ini, kami bersama PT Petrokimia mengadakan apel dan aksi bersih-bersih pasar untuk mengurangi sampah plastik. Kami melakukan 'gerebekan' tong plastik dan bersih-bersih di sekitar Pasar Krempyeng maupun Pasar Baru," ujarnya.
Lebih lanjut, Sri Subaidah menekankan bahwa manfaat utama dari acara ini adalah untuk mengedukasi warga agar beralih dari kantong plastik sekali pakai ke tas guna ulang untuk berbelanja. Hal ini sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2021 yang mengatur pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
"Besar keinginan kami, kolaborasi ini tidak hanya berhenti di sini saja, tetapi kami terus melestarikan alam ini. Bumi ini tidak kita warisi dari nenek moyang, tetapi kita pinjam untuk anak cucu kita. Lestari menanam Sampai Mati," imbuhnya.
Bagus Eka Saputra, Vice President Lingkungan Hidup PT Petrokimia Gresik, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran terbaru Menteri Lingkungan Hidup terkait pemberhentian polusi plastik.
"Di sini kami PT Petrokimia Gresik berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, dan kolaborasi ini adalah turunan dari surat edaran Menteri Lingkungan Hidup yang terbaru, yaitu terkait pemberhentian polusi plastik dengan kegiatan di sekitar Pasar Baru Gresik," jelasnya.
Hal senada diungkapkan Warisnu Anugerahani, Wakil Ketua HUT ke-53 PT Petrokimia Gresik dimana pihaknya berharap aksi ini dapat secara signifikan mengurangi sampah plastik, mengingat sifatnya yang sulit terdegradasi dan berpotensi mencemari laut. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut untuk mendukung pengurangan sampah plastik di Indonesia.
"Besar harapan kami dengan aksi ini bisa mengurangi terutama karena sampah plastik kita tahu sendiri sangat sulit untuk didegradasi dan dapat mencemari laut," katanya.
Acara edukasi masyarakat ini berfokus pada perubahan kebiasaan dalam berplastik, mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan pengurangan penggunaan plastik. Dengan tujuan yang sangat bermanfaat dan dapat berdampak luas serta menginspirasi pihak lain untuk lebih bijaksana dalam mengelola plastik, demi memberikan nilai positif bagi Indonesia. (rir)
Editor : Hany Akasah