Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dukung Pengurangan Plastik, Siswa SMA Semen Gresik Ajak Warga Jaga Lingkungan

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 22 April 2025 | 23:09 WIB
HARI BUMI : Para pelajar bagikan pupuk kompos dan tas ramah lingkungan kepada warga dan pengendara yang melintas di perempatan Sentolang, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk peringati Hari Bumi.
HARI BUMI : Para pelajar bagikan pupuk kompos dan tas ramah lingkungan kepada warga dan pengendara yang melintas di perempatan Sentolang, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk peringati Hari Bumi.

RADAR GRESIK - Suasana di perempatan Sentolang, Kecamatan Kebomas, Gresik, berubah menjadi panggung kepedulian lingkungan pada Selasa (22/4).

Puluhan pelajar SMA Semen Gresik turun ke jalan, membawa semangat Hari Bumi melalui aksi nyata dengan membagikan ratusan kilogram pupuk kompos, dan tas ramah lingkungan kepada warga dan pengendara yang melintas.

Aksi ini tidak sekadar simbolis. Kegiatan dimulai dengan menyusuri kampung-kampung sekitar Jalan Veteran, tempat sekolah mereka berdiri. Satu per satu, siswa menyapa warga, membagikan pupuk kompos hasil olahan sendiri, dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Dengan poster bertuliskan Dukungan terhadap Perda No. 3 Tahun 2021 tentang pengurangan plastik sekali pakai, para siswa juga melakukan orasi bergantian. Mereka mengajak warga untuk memulai dari hal sederhana: buang sampah pada tempatnya, kurangi plastik, dan tanam pohon di rumah.

“Bumi bukan warisan nenek moyang, tapi titipan untuk anak cucu. Ayo kita jaga bersama,” seru Kadinda Nur Anissa, salah satu siswa yang berorasi penuh semangat.

Pelajar kelas XI 4 yang akrab disapa Dinda, menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar memperingati Hari Bumi, melainkan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap kelangsungan planet ini.

“Semakin banyak tumbuhan yang kita tanam, semakin banyak oksigen yang tercipta. Bumi sedang kritis, kita harus bertindak sekarang,” ujarnya.

Tak hanya Dini yang tergerak, antusiasme warga pun tinggi. Salah satu penerima pupuk organik, Nuke, mengaku senang dan mengapresiasi inisiatif para pelajar.

“Ini kegiatan yang sangat bermanfaat. Semoga terus berlanjut agar lingkungan jadi lebih bersih dan hijau,” katanya.

Kepala SMA Semen Gresik, Choirul Fauzi, mengungkapkan seluruh pupuk kompos dan tas yang dibagikan merupakan hasil jerih payah para siswa.

“Setiap paket berisi kompos siap pakai. Ini adalah hasil pembelajaran siswa kami di bidang lingkungan hidup,” jelasnya.

Baca Juga: Banyak yang Rusak, Mahasiswa Politeknik Semen Indonesia Perbaiki Lantai Halte Bus Trans Jatim di Gresik

Kepala sekolah menambahkan sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri, SMA Semen Gresik konsisten menanamkan nilai cinta lingkungan kepada siswa. “Kami ingin para siswa tidak hanya pintar di kelas, tapi juga punya kesadaran sosial dan lingkungan yang kuat,” tandas Fauzi.

Melalui aksi ini, para pelajar tak hanya menyuarakan cinta bumi, tapi juga menebar harapan. Harapan bahwa kepedulian kecil hari ini, bisa jadi perubahan besar di masa depan.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#plastik #SMA Semen Gresik #lingkungan #PUPUK #kompos #bumi