RADAR GRESIK- Forkopimcam Kecamatan Ujungpangkah, bersama dengan IPNU dan IPPNU MWC serta jajaran lintas sektoral, menggelar sosialisasi untuk mengantisipasi kasus perundungan (bullying), kenakalan remaja, serta pengaruh negatif game online dan judi online di kalangan pelajar.
Sosialisasi ini ditujukan kepada siswa SD, SMP, SMA, dan mahasiswa yang berada di wilayah Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.
Camat Ujungpangkah, Shofan Hadi, mengatakan kegiatan ini melibatkan semua unsur Forkopimcam dan kepala lintas sektoral di Kecamatan Ujungpangkah, dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan dan ancaman, termasuk bullying dan kenakalan remaja.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi program CERIA (Cerita Indah Anak Ujungpangkah) yang berfokus pada pendekatan persuasif terhadap semua anak didik di sekolah-sekolah dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi di wilayah Ujungpangkah.
“Kami sangat bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana berkat sinergi dengan IPNU dan IPPNU MWC. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mewujudkan dunia pendidikan yang bebas dari bullying, kenakalan remaja, dan pengaruh negatif game online serta judi online,” ujar Shofan Hadi, Kamis (13/2).
Shofan Hadi menambahkan, kegiatan sosialisasi ini akan dilaksanakan setiap hari Senin dan Selasa di Sekolah Dasar, SMP, SMA, dan perguruan tinggi di wilayah Kecamatan Ujungpangkah. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya perundungan dan pengaruh buruk dari game online serta judi online.
“Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk mencegah terjadinya perundungan dan kenakalan remaja. Kami berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak dapat lebih paham tentang pentingnya menjaga diri dan terhindar dari pengaruh negatif di sekitar mereka,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini telah dilaksanakan di tiga sekolah dan akan terus berlanjut di sekolah-sekolah lain di wilayah Ujungpangkah selama satu tahun ke depan. Seluruh jajaran Forkopimcam, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas (kapus) UP dan Sekapuk, KUA, PLKB, K3S, serta IPNU dan IPPNU MWC akan melaksanakan sosialisasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap tidak ada lagi kasus perundungan atau kenakalan remaja di lingkungan sekolah maupun di wilayah Kecamatan Ujungpangkah. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan sosialisasi ini demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman bagi anak-anak,” pungkas Shofan Hadi. (yud/han)
Editor : Hany Akasah