Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Lestarikan Mangrove di Pesisir, Smelting Inisiasi Kurikulum Berbasis Lingkungan di Sekolah Gresik

Hany Akasah • Jumat, 7 Februari 2025 | 15:38 WIB
PELESTARIAN ALAM: PT Smelting bersama SMK Mambahul Ihsan, Kecamatan Ujungpangkah Gresik menggelar Pelatihan Integrasi Kurikulum PLH Mangrove.
PELESTARIAN ALAM: PT Smelting bersama SMK Mambahul Ihsan, Kecamatan Ujungpangkah Gresik menggelar Pelatihan Integrasi Kurikulum PLH Mangrove.

RADAR GRESIK - Untuk menumbuhkan kesadaran dalam melestarikan lingkungan, PT Smelting bersama SMK Mambahul Ihsan, Kecamatan Ujungpangkah Gresik menggelar Pelatihan Integrasi Kurikulum PLH Mangrove.

Pelatihan  disampaikan oleh aktivis LSM Elang Katulistiwa dan Pengembangan Sekolah Adiwiyata Jawa Timur.  Kegiatan pelatihan diikuti guru, pelajar dan tokoh masyarakat di Aula SMK Mambahul Ihsan, Kamis (6/2).

Instruktur dari Pengembangan Adiwiyata Jatim Yudo Siswanto, mengungkapkan, pelatihan ini menekankan pada Pendidikan Lingkungan Hidup. Namun karena PLH tidak ada di Kurikulum Merdeka, maka materi lingkungan hidup, terutama tentang konservasi mangrove bisa disisipkan pada pelajaran muatan lokal.

"Harapannya dengan pelatihan lingkungan hidup khususnya pelestarian mangrove, para pelajar bersama masyrakat bisa ikut sama-sama melestarikan konservasi mangrove yang tersebar luas di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik," terang Yudo.

Hal senada disampaikan Arinal, Koordinator LSM Elang Katulistiwa. Saat ini PT Smelting memiliki lahan konservasi mangrove seluas hampir 8 hektare di Desa Pangkah Kulon.

 Baca Juga: Perjuangan 25 Tahun Berakhir Manis, Kantor Pertanahan Gresik Beri Kepastian Hukum pada Pengurus Ponpes Tebuireng

"Dengan pelatihan ini lahan konservasi mangrove bisa dijaga bahkan bisa dikembangkan lebih luas agar ekosistem mangrove terjaga dan terbentuk ekosistem lingkungan yang bagus di Kecamatan Ujung Pangkah," ujar Arinal.

Kepala SMK Mambahul Ihsan Much Abid mengucapkan terima kasih kepada PT Smelting yang telah memberikan pelatihan PLH Mangrove kepada guru dan anak didiknya.

"Ini sangat berarti dan penting bagi guru dan anak didik dalam menyerap ilmu dan.pengetahuan tentang Pendidikan Lingkungan Hidup khususnya tentang konservasi mangrove," ujar Abid.

 Baca Juga: Sah! KPU Gresik Tetapkan Yani-Alif Pemenang Pilbup 2024, Siap Gotong Royong Bangun Daerah

Senior Staff PT Smelting,  Rachmayani dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan tong sampah dan bibit tanaman kepada lembaga pendidikan Mambahul Ihsan sebagai bentuk kepedulian untuk penanganan lingkungan sekolah. Bantuan ini diberikan juga kepada UPT SDN 306 Gresik dan UPT SMPN 13 Gresik yang berada di kawasan Ujung Pangkah.

Menurut Rachmayani, kegiatan ini merupakan bagian dari  Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikemas dalam program Konservasi Mangrove.

Sebelumnya PT Smelting sudah mengembangkan 8 hektare lahan konservasi mangrove di Desa Pangkah Kulon. Mangrove tersebut menjadi lahan konservasi dan ekosistem keanekaragaman hayati, dan nantinya akan dikembangkan menjadi eko dan edu wisata agar masyarakat juga merasakan dampak positif dari keberadaan hutan mangrove.

"Dengan adanya konservasi mangrove tersebut Kami berharap anak didik generasi muda bersama masyarakat sekitar bersama-sama melestarikan dan menjaganya agar bermanfaat dalam menjaga abrasi dan kerusakan lingkungan," kata Rachmayani. (han)

Editor : Hany Akasah
#ujungpangkah #smk #gresik #Sekolah Adiwiyata #smelting #Mangrove #Lingkungan Hidup #pelajaran