RADAR GRESIK - Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik resmi membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online untuk jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN) jalur afirmasi dan perpindahan orang tua. Pendaftaran dibuka mulai 10 Juni hingga 14 Juni mendatang.
Ketua Panitia PPDB Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma membenarkan hal tersebut.
"Sudah dibuka mula Senin 10 Juni. Dan akan ditutup pada Jumat 14 Juni. Hanya satu minggu saja," ujar Ketua Panitia PPDB Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.
Ia menjelaskan, untuk alur pendaftaran PPDB online tingkat SD Negeri berbeda dengan tingkat SMP Negeri.
"Untuk SD, para siswa tetap harus datang ke sekolah yang dituju dengan membawa berkas persyaratan yang telah ditetapkan," ungkap Ketua Panitia PPDB Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.
Kemudian, para siswa akan mendapatkan bukti verifikasi pendaftaran. Dan bisa memantau hasil seleksi melalui website ppdbsd.dispendik-gresik.net.
"Jadi prosesnya tetap datang ke sekolah. Hanya saja untuk penentuan jarak sudah menggunakan map dan bisa memantau hasilnya melalui website," tandasnya.
Sementara itu, untuk syarat pendaftaran PPDB online SD negeri jalur afirmasi yakni surat yatim piatu dari RTRW, kartu PKH/DTKS/KIP/PIP serta melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa.
"Sedangkan untuk jalur perpindahan orang tua yakni, surat penugasan orang tua atau SK pengangkatan guru bagi siswa anak guru," terangnya.
Selain syarat tersebut, para peserta didik juga harus membawa akta kelahiran, kartu keluarga dan surat pernyataan dari orang tua terkait kebenaran data calon peserta didik.
"Untuk saat ini, baru 55 SD Negeri yang membuka PPDB online. Ke depan akan ditingkatkan lagi dan terus dilakukan evaluasi agar tidak malah menyulitkan siswa," kata Ketua Panitia PPDB Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.
Ia menambahkan, bagi calon peserta didik yang tidak diterima pada pendaftaran jalur afirmasi dan perpindahan orang tua, bisa mendaftar melalui jalur zonasi online.
"Nanti untuk PPDB online SD negeri jalur zonasi akan dibuka mulai 20 Juni mendatang," pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq