Kegiatan ini diawali dengan observasi dan pendirian bank sampah di RW 1 Kelurahan Karangpoh. Tim KKN UMG kemudian berkolaborasi dengan warga yang tergabung dalam kelompok PROKLIN dan DLH Gresik untuk mengadakan sosialisasi tentang pengelolaan sampah.
Selain untuk mengurangi jumlah sampah dan mempraktikkan daur ulang, mahasiswa KKN mengajak warga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan dan menghasilkan pendapatan tambahan bagi masyarakat melalui penjualan dan daur ulang bahan.
“Masyarakat RW 01 Kelurahan Karangpoh sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. Mereka mendapatkan banyak pengetahuan dan wawasan baru tentang pengelolaan sampah,” kata Rizal, salah satu anggota tim KKN Tematik 21.
Dengan dukungan aktif dari masyarakat, DLH Gresik, dan Universitas Muhammadiyah Gresik memungkinkan pengoperasian fasilitas pengolahan sampah dan bank sampah di RW 01.
“Bank Sampah ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran sampah yang bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan,” kata Rizal.
Kerja sama antara mahasiswa UMG, DLH Gresik, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengelolaan sampah lokal dan kesadaran lingkungan. Selain itu, KKN UMG juga berharap kerja sama ini bisa menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat lokal untuk melindungi lingkungan dan mendorong perubahan positif yang berkelanjutan. (rir/han)
Editor : Hany Akasah