Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Live Streaming TikTok Mulai Jadi Ladang Penghasil Cuan

Hany Akasah • Selasa, 10 Januari 2023 | 22:35 WIB
Silvi Nur Qolby, Mahasiswa Akuntansi UMM (Dok/Radar Gresik)
Silvi Nur Qolby, Mahasiswa Akuntansi UMM (Dok/Radar Gresik)
TikTok merupakan salah satu platform media sosial yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Popularitas dari media sosial ini membuat Indonesia menjadi pengguna terbanyak urutan kedua di dunia dengan jumlah sekitar 99 juta pengguna aktif. Pengguna tersebut banyak di dominasi oleh kalangan usia 18 tahun ke atas. Sama halnya dengan media sosial yang lain TikTok dapat diakses melalui jaringan internet dengan menggunakan smartphone dan memiliki jangkauan yang luas sehingga cepat untuk terhubung dengan banyak orang.

Media sosial TikTok menjadi platform yang digunakan untuk berbagi foto, video, mengirim pesan, live streaming dan disertai dengan berbagai macam pilihan musik. Penggunaan dari media sosial TikTok ini tergantung para pengguna yang mana dapat digunakan hanya sebagai media hiburan saja atau bisa menjadi penghasil cuan terutama bagi para pelaku bisnis online. Fitur baru TikTok shop mulai banyak diminati oleh seller atau pelaku bisnis online yang mana sebagai transaksi jual beli online bagi para pengguna TikTok. Berbagai produk yang ditawarkan dalam TikTok shop sangat beragam mulai dari pakaian, furniture, makanan dan lain sebagainya. Tentu saja fitur ini dianggap cukup menguntungkan bagi para UMKM, brand lokal, dan bisnis lainnya.

Baca Juga : Burnout sebagai Fenomena Kelelahan Kerja

Keterampilan dan ide kreatif oleh para pelaku bisnis dalam menggunakan TikTok tentu menjadi penunjang utama untuk menarik para customer agar dapat mengunjungi akun TikTok bisnis yang digunakan. Unggahan video terkait produk yang menarik akan mampu meningkatkan jumlah viewers yang mana apabila semakin banyak viewers maka akan semakin baik bagi perkembangan bisnis. Apalagi jika diiringi dengan banyak followers baru yang tentunya dapat membantu produk mereka untuk semakin dikenal dan meningkatkan brand awareness, sehingga menjadi peluang untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dengan tingkat penjualan yang tinggi.

Saat ini fitur yang kerap sekali digunakan oleh pelaku bisnis pengguna tiktok atau seller ialah live streaming TikTok. Cara ini dianggap sangat efektif karena mampu memberikan review produk secara real time dan juga berinteraksi dengan para customer atau viewers yang sedang menonton live streaming. Fitur ini dapat membangun kedekatan antara seller dengan para customer serta memberikan pengetahuan bagi seller terkait produk mana yang banyak diminati oleh para customer. Live streaming ini dapat muncul di beranda atau For Your Page (FYP) para pengguna TikTok secara acak sehingga memiliki jangkauan yang lebih mudah dan luas.

Baca Juga : Banyaknya Peminat Trans Jatim tidak Diiringi dengan Jumlah Armada

Live streaming harus dilakukan dengan berbagai ide kreatif agar para penonton mampu bertahan untuk melihat live tersebut sampai selesai. Adanya live streaming yang menarik juga dapat membuat para penonton memberikan gif yang bernilai uang kepada seller yang sedang melakukan live streaming.

Meskipun gif bukan tujuan utama dari live streaming para seller namun hal ini cukup memberikan tambahan keuntungan juga. Para seller cenderung memanfaatkan hari-hari tertentu untuk memberikan diskon dan promo yang menarik bagi para customer. Salah satu contohnya ialah pada saat live streaming para seller memberikan jumlah kuantitas produk terbatas dengan harga yang miring daripada hari biasanya yang telah disediakan di keranjang kuning.Tujuannya ialah untuk memicu para penonton agar segera melakukan checkout pada produk tersebut sebelum kehabisan promo atau kembali ke harga normal.

Sejauh ini live streaming TikTok memang dianggap cukup efektif dan menguntungkan bagi para seller atau pelaku bisnis online shop karena mudah untuk dilakukan dan dapat memperoleh keuntungan hingga puluhan sampai ratusan juta rupiah. Meski demikian live streaming TikTok tidak dapat dilakukan dengan spontan tanpa adanya perencanaan yang baik. Perencanaan ini dapat meliputi ide yang kreatif agar mampu menarik jumlah penonton yang banyak dan tidak merasa bosan saat live berlangsung.

Baca Juga : Tingginya inflasi, Kemiskinan dan Keterlambatan Ekonomi

Selain itu perlu adanya tenaga yang cukup untuk melakukan live streaming yang mana bisa memakan waktu satu sampai dua jam untuk dapat menciptakan hasil yang maksimal bagi perkembangan bisnis tersebut. Konsistensi juga menjadi salah satu pemicu keberhasilan live streaming TikTok dimana para seller harus memperhatikan jadwal atau waktu tertentu saat melakukan live streaming agar mendapatkan viewers yang banyak.

Live streaming TikTok dalam bisnis online ini kurang direkomendasikan bagi para pelaku bisnis kecil atau pemula yang memiliki modal minim. Hal ini dikarenakan pencairan dari hasil live streaming TikTok membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar satu atau dua minggu. Khawatirnya hal ini dapat menjadi penghambat bagi mereka saat melakukan persediaan karena perputaran modal tidak dapat cair dengan cepat. Maka dari itu perlu banyak pengetahuan dan pertimbangan saat akan memutuskan untuk menggunakan live streaming TikTok sebagai sumber penghasil cuan bagi para pelaku bisnis, sehingga tidak hanya ikut-ikutan tren saja tanpa mempertimbangkan dampak yang akan terjadi. Editor : Hany Akasah
#Malang #radar gresik #UMM #berita gresik #gresik #Opini #universitas muhammadiyah malang #Unmuh Malang #opini mahasiswa