Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Komitmen Bangun Desa, Bupati Gresik MoU dengan Universitas Gresik

Hany Akasah • Selasa, 26 Juli 2022 | 02:00 WIB
KOMITMEN BANGUN DESA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat Memorandum of Understanding (MoU) dengan   Rektor Universitas Gresik (Unigres) dr Riski Dwi Prameswari di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Senin (25/7) (YUDHI/RADAR GRESIK)
KOMITMEN BANGUN DESA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rektor Universitas Gresik (Unigres) dr Riski Dwi Prameswari di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Senin (25/7) (YUDHI/RADAR GRESIK)
GRESIK –Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berkomitmen membangun seluruh desa di Kota Santri ini. Salah satu upaya yang dilakukan yakni Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Gresik (Unigres). MoU digelar di Desa Padeg Kecamatan Cerme, Senin (25/7) dan dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Gresik. Di antaranya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Abu Hassan , Kepala BAPPEDA Misbahul Munir, Kepala Dinas Kesehatan dr. Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Andhy Hendro Wijaya, Kepala Dinas Pendidikan S, Hariyanto, Direktur Bank Gresik Al Kusani, dan pejabat lainnya.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani berharap, selama KKN peran mahasiswa membantu pemerintah membangun desa terasa. Mahasiswa diminta untuk membantu memperbaiki data angka pengangguran dan kemiskinan selama program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa.

"Langkah pertama adalah perbaikan data. Sebab, dana desa itu besar setiap tahunnya. Kalau dikelola dengan kondisi di desa maka bisa tercapai. Maka target itu diawalai dengan perbaikan data yang valid," kata Gus Yani saat pembukaan KKN Unigres di Desa Padeg, Senin (25/7).

Dengan demikian, para mahasiswa bisa mempraktikkan keilmuan dan bermanfaat untuk masyarakat. "Selama melakukan KKN kira-kira meninggalkan apa di desa ini. Selama KKN di Desa harus ada tinggalan manfaat bagi masyarakat," imbuhnya.

Gus Yani juga mengapresiasi program Merdeka Belajar yang diterapkan Universitas Gresik. "Kalau bicara merdeka belajar di perguruan tinggi, segera kami bikinkan MoU antara pemerintah daerah, perusahaan dan universitas," pungkasnya

Sementara itu, Rektor Unigres dr Riski Dwi Prameswari menuturkan, KKN mahasiswa sempat vakum selama pandemi dan kini sudah ada 285 mahasiswa asal Unigres melakukan KKN di 23 desa di lima kecamatan. Program tersebut bakal berlangsung selama tiga minggu. “KKN ini bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mensukseskan program Nawa Karsa bupati. Nantinya 285 mahasiswa yang melakukan KKN disebar di 23 desa berbaur dengan masyarakat desa," kata Riski. (yud/han) Editor : Hany Akasah
#universitas gresik #BUPATI GRESIK #pemkab gresik #fandi akhmad yani #KKN