“Untuk materi perkenalan tentang unine suoro atau bunyi suara, saya biasanya membagikan alat peraga pada anak anak seperti kencring, terompet dan peluit,” kata Nikmatul.
Baca Juga: Fafi Rofah Ingin Wujudkan Kesuksesan dan Kejayaan Sekolah
Setelah alat peraga dibagikan ke anak anak satu persatu guru memulai menerangkan tentang bunyi suara. Tentunya, anak-anak merasa mereka bermain.
“Gerakan mengikuti dengan menggunakan alat melatih gerak motorik anak agar anak anak secara langsung ini biasanya bisa mengingatkan materi kepada anak-anak,” kata Nikmatul.
Supaya materi lebih paham, Nikmatul melakukan post test atau mengerjakan soal soal. Hal ini dilakukan sebagai tolak ukur anak anak untuk memahami materi yang sudah disampaikan. “Sebagai motivasi belajar guru memberikan nilai kepada anak anak dan hasilnya anak anak senang mendapatkan nilai 100. Setelah selesai biasanya ditutup dengan cerita-cerita dengan bilingual,” kata Nikmatul. (rir)
Editor : Hany Akasah