Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Ajang Nostalgia, Adu Layangan Sambitan Satukan Warga Gredek Duduksampeyan Gresik dari Anak-anak hingga Dewasa

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 26 Agustus 2025 | 22:29 WIB
ADU LAYANGAN : Puluhan anak - anak hingga orang dewasa saat adu tangkas mengikuti lomba adu layangan di area tanah lapang Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
ADU LAYANGAN : Puluhan anak - anak hingga orang dewasa saat adu tangkas mengikuti lomba adu layangan di area tanah lapang Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

RADAR GRESIK - Usai memanen ikan di waduk, Karang Taruna Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, menggelar lomba adu layangan yang dikenal dengan istilah Sambitan. Acara ini diikuti puluhan peserta, baik anak-anak maupun orang dewasa, di lapangan dekat Balai Desa Gredek.

Lomba adu layangan ini tidak hanya ditujukan untuk anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Bagi para orang dewasa, lomba ini menjadi ajang nostalgia yang menyenangkan, mengingatkan mereka pada masa kecil.

Keseruan semakin terasa saat adu layangan berlangsung. Tiga pemain terbaik akan dipilih berdasarkan layang-layang yang tidak putus saat bertarung di udara. Ketika sebuah layang-layang putus, para pemainnya akan berteriak "Turu Dek!" yang terinspirasi dari konten kreator di media sosial.

Ada pemandangan menarik lainnya, yaitu beberapa anak peserta lomba terlihat mengenakan kostum domba seperti karakter di film kartun Shaun the Sheep.

Salah satu peserta dewasa, Titik, mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti lomba ini. "Senang sekali bisa ikut lomba adu layangan ini. Teringat masa kecil saya dulu, waktu main layangan sore-sore," ujar Titik sambil tertawa.

Kepala Desa Gredek, Abdul Ghofar, turut menyampaikan antusiasme warga. "Pesertanya bukan hanya anak-anak saja, orang dewasa juga bisa ikut. Antusiasme orang dewasa yang mengikuti lomba ini juga sangat terlihat," jelasnya.

Ghofar berharap, lomba adu layangan yang terlihat sederhana ini dapat mempererat kerukunan antarwarga Desa Gredek, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

"Semoga dengan lomba adu layangan ini, kerukunan warga Desa Gredek bisa semakin erat, di momen Hari Kemerdekaan ini," pungkas Ghofar. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#sambitan #nostalgia #abdul ghofar #duduksampeyan #layangan #Gredek