Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Makna Warga Pulau Bawean Gresik Lestarikan Tradisi Rasul dengan Memandikan Sapi di Laut

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 13 Februari 2025 | 14:38 WIB

 

TRADISI RASOL: Warga Pulau Bawean Lestarikan Tradisi Memandikan Sapi di Laut
TRADISI RASOL: Warga Pulau Bawean Lestarikan Tradisi Memandikan Sapi di Laut

RADAR GRESIK – Warga Desa Bululanjang, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, memiliki tradisi unik sebagai bentuk rasa syukur setelah musim tanam padi selesai. Setiap tahunnya, mereka merayakan tradisi Rasol dengan memandikan sapi ternak di laut sebagai simbol syukur setelah membajak sawah dan menanam padi.

Tradisi Rasol ini telah diwariskan secara turun-temurun oleh warga desa dan tetap dilestarikan hingga sekarang. Puncak perayaan Rasol dimulai dengan doa bersama yang dilakukan setiap dusun, dan berakhir dengan acara utama yaitu memandikan sapi ternak di laut.

Ratusan warga desa meramaikan acara ini, dengan para laki-laki menaiki dan memandikan sapi mereka di pantai. Bahkan, beberapa warga perantauan dari Malaysia juga turut berpartisipasi. Salah satunya adalah Hosa, seorang perantau yang pulang ke kampung halaman dan baru pertama kali menyaksikan tradisi ini.

"Saya sudah lama tidak balik Boyan (istilah Bawean untuk perantauan Malaysia-Singapura). Tradisi ini sangat meriah dan harus dilestarikan," ujar Hosa.

Kepala Desa Bululanjang, Umar, Menyampaikan Pentingnya Tradisi Rasol
Kepala Desa Bululanjang, Umar, menjelaskan bahwa tradisi Rasol merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya desa yang tetap dilestarikan. "Kami (Pemdes) sudah menetapkan tradisi Rasol sebagai agenda tahunan di Desa Bululanjang," katanya.

Selain memandikan sapi di laut, tradisi ini juga menjadi momen kebersamaan bagi warga setelah lelah bekerja di sawah selama musim tanam. Warga dan keluarga berkumpul di pantai sambil membawa makanan untuk disantap bersama.

"Rasol juga menjadi hiburan bagi warga. Mereka bisa berkumpul, menikmati makanan bersama, dan menyaksikan sapi dimandikan. Anak-anak juga bisa bermain di laut dan bersenda gurau," jelas Umar.

Selain menjadi ajang hiburan, tradisi Rasol juga sarat dengan nilai-nilai religius. Sebelum acara puncak dimulai, warga desa melaksanakan doa bersama di musholla masing-masing dusun sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

"Tradisi Rasol mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Kami juga memohon kepada Tuhan agar diberikan kesehatan, rezeki, dan hasil panen yang melimpah," ujar Kepala Desa Umar. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#laut #Tradisi #gresik #Sapi #rasol #BAWEAN