Permainan ongsrotan biasanya dimainkan saat malam hari. Biasanya dimainkan saat malam bulan Purnama. Atau istilahnya dikenal dengan permainan padang bulan. Yakni ketika bulan mengalami fase sempurna dan cahayanya terang benderang atau disebut padang bulan.
Saat padang bulan, anak perempuan baik masih kecil dan remaja memainkan dolanan tersebut dengan suka cita. Mereka menikmati permainan dengan keindahan cahaya bulan Purnama.
Konon, alat yang digunakan yakni pecahan lempengan genting atau ubin. Kemudian, tanah digaris sebagai pembatas permainan. Anak-anak langsung bermain dengan lembengan genting atau ubin dengan melemparnya masuk ke dapan kotak pembatas ongsrotan.
Dalam permainan ongsrotan ini, jumlah pemain tidak dibatasi. Hanya, jumlah pemain seharusnya genap dan berpasangan. Meski yang menang maupun kalah tidak mendapat hadiah, atau hukuman, namun dolanan itu melatih kebersamaan, ketangkasan, keseimbangan fisik. (hany)
Editor : Hany Akasah