Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

May Day 2026 di Gresik: Momentum Perkuat Persatuan dan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 1 Mei 2026 | 19:14 WIB
Sinergi : Forkopimda Gresik berkolaborasi dengan buruh di Gresik dalam peringatan  May Day 2026 di Gresik. (Ist/Radar Gresik)
Sinergi : Forkopimda Gresik berkolaborasi dengan buruh di Gresik dalam peringatan May Day 2026 di Gresik. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Gresik dirayakan dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus membangun daerah.

Ketua Panitia, Subairi, mengajak seluruh elemen pekerja untuk menjadikan momentum bersejarah ini sebagai ajang memperkuat persatuan serta mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif yang konstruktif guna mendukung pembangunan nasional.

Dalam orasinya, Subairi mengingatkan bahwa penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional merupakan buah dari perjuangan panjang para buruh di masa lalu. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga harmoni antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah demi kemajuan bersama.

Baca Juga: Ribuan Buruh Rayakan May Day 2026 di Stadion Gejos, Bupati Gresik Tekankan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

“Beberapa tahun lalu kita menuntut hari libur, dan hari ini sudah terwujud. Saatnya kita isi dengan kegiatan positif, duduk bersama, mempererat kebersamaan demi kemajuan bersama,” ujar Subairi pada Jumat (1/5).

Senada dengan hal tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan Dandim 0817 Gresik, atas peran mereka dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik tetap konsisten dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan strategis, salah satunya lewat implementasi Perda Nomor 7 Tahun 2022 yang mewajibkan kuota 60 persen bagi tenaga kerja lokal.

Baca Juga: Tabrak Truk Parkir di Duduksampeyan Gresik, Pengendara Motor Tanpa Identitas Meninggal Dunia

Menurut Gus Yani, keberhasilan menciptakan kesejahteraan sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dunia industri, dan serikat pekerja.

Selain regulasi penyerapan tenaga kerja, pemerintah daerah juga terus memprioritaskan program peningkatan keterampilan bagi generasi muda agar memiliki daya saing yang tinggi di pasar kerja global.

“Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia industri, dan serikat pekerja menjadi kunci utama dalam menciptakan kesejahteraan. Kami juga terus mendorong peningkatan keterampilan bagi generasi muda agar siap bersaing di dunia kerja,” tegas Gus Yani.

Baca Juga: Perkuat Kompetensi dan Jaringan, MKKS SMA Swasta Gresik Gelar Studi Tiru ke Jakarta dan Bandung

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Bupati berharap agar semangat kerja sama ini tidak hanya berhenti pada peringatan May Day saja, melainkan menjadi fondasi berkelanjutan bagi kemajuan ekonomi masyarakat Kabupaten Gresik.

“Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan menjadikan Indonesia semakin maju, khususnya bagi para pekerja dan masyarakat Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#may day #hari buruh #gresik #pekerja #forkopimda