RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik mempertegas komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berintegritas. Seluruh jajaran Rutan Gresik menggelar deklarasi serta penandatanganan ikrar Zero Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (HALINAR) Tahun 2026, Kamis (23/4).
Kegiatan yang berlangsung di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur ini dilaksanakan dalam bentuk apel bersama.
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, memimpin langsung jalannya apel yang diikuti oleh pejabat struktural, seluruh petugas, hingga peserta magang.
Baca Juga: Rutan Gresik Gandeng MUI dan BAZNAS Perkuat Karakter Spiritual Warga Binaan
Deklarasi ini merupakan langkah konkret untuk mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang transparan dan bebas dari praktik penyimpangan.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta membacakan ikrar yang berisi poin-poin tegas terkait pencegahan narkoba, penolakan segala bentuk pungutan liar, serta larangan penggunaan handphone ilegal di dalam rutan.
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa menjaga marwah institusi adalah tanggung jawab kolektif. Ia memastikan tidak akan ada ruang bagi petugas maupun warga binaan yang mencoba melanggar komitmen tersebut.
Baca Juga: Peringati HBP ke-62, Petugas Rutan Gresik Unjuk Kekompakan di Lomba Tradisional Korwil Surabaya
“Deklarasi Zero HALINAR merupakan bentuk keseriusan kita dalam menjaga integritas dan profesionalisme. Tidak boleh ada toleransi terhadap handphone ilegal, pungutan liar, maupun narkoba. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh jajaran,” tegas Eko dalam arahannya.
Setelah pembacaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan komitmen secara simbolis oleh Kepala Rutan yang kemudian diikuti oleh para pejabat struktural dan perwakilan petugas lainnya.l
Eko menambahkan, deklarasi ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni di atas kertas saja, melainkan harus mendarah daging dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Baca Juga: Apresiasi Dedikasi, 21 Pegawai Rutan Kelas IIB Gresik Resmi Naik Pangkat
Baginya, integritas adalah fondasi utama untuk membangun kembali dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
"Kami berharap deklarasi ini memperkuat budaya kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan Rutan Gresik benar-benar bebas dari praktik HALINAR demi sistem pemasyarakatan yang lebih baik," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah