RADAR GRESIK – Dinding pembatas besi tak menghalangi semangat spritual para warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik. Memasuki penghujung Ramadan 1447 Hijriah, suasana syahdu menyelimuti Masjid At-Taubah yang berada di dalam komplek rutan.
Puluhan warga binaan berkumpul untuk merayakan pencapaian luar biasa: mengkhatamkan Al-Qur'an sebanyak 10 kali selama bulan suci ini, Kamis (19/3).
Kegiatan bertajuk "Semarak Ramadhan" ini digelar sebagai bentuk syukur atas ketekunan para warga binaan dalam memperdalam ilmu agama.
Baca Juga: Kapolres Gresik dan Bhayangkari Sambangi Posko Operasi Ketupat, Bagikan Paket Lebaran hingga Takjil
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, pihak Rutan memberikan hadiah berupa songkok (peci) baru kepada mereka yang telah menyelesaikan tadarus hingga khatam.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, memimpin langsung jalannya acara yang diawali dengan doa bersama. Suasana khidmat terasa saat lantunan ayat suci dan doa syukur menggema, menjadi simbol harapan bagi para warga binaan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti.
"Pemberian songkok ini bukan sekadar hadiah fisik, tetapi simbol semangat agar saudara-saudara kita di sini tetap istiqomah dalam beribadah. Kami berharap songkok ini menjadi pengingat harian bagi mereka untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, meskipun sedang menjalani masa pembinaan," ujar Eko Widiatmoko di sela pembagian peci secara simbolis.
Eko mengungkapkan rasa bangganya karena target tadarus tahun ini melampaui ekspektasi.
"Alhamdulillah, warga binaan kita sudah berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an sebanyak 10 kali di bulan Ramadan tahun ini. Ini adalah bukti bahwa ruang terbatas bukan halangan untuk beribadah secara maksimal," tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi yang hangat antara petugas dan warga binaan. Setelah prosesi pemberian hadiah, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang penuh kekeluargaan. Momen ini diharapkan mampu menghapus sekat dan menciptakan keharmonisan di lingkungan rutan.
Baca Juga: Jaga Kekondusifan Ramadan, Rutan Gresik Gelar Razia Rutin di Blok Hunian
Melalui momentum khataman ini, pihak Rutan berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an tidak hanya berhenti pada bacaan, tetapi meresap dalam perilaku sehari-hari para warga binaan.
Ramadan tahun ini diharapkan menjadi titik balik bagi mereka untuk berbenah diri, sehingga saat bebas nanti, mereka siap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan keluarga. (yud/han)
Editor : Hany Akasah