RADAR GRESIK – Suasana hangat penuh toleransi menyelimuti Pura Kerta Bumi, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, pada Selasa (10/3) malam. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, melakukan kunjungan silaturahmi khusus untuk menemui umat Hindu setempat guna memastikan kerukunan beragama tetap terjaga, terutama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi yang tahun ini berdekatan dengan momentum malam takbiran Idulfitri.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi oleh jajaran pejabat utama Polres Gresik, termasuk Kasat Intelkam, Kasatreskrim, serta Kapolsek Menganti.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua PHDI Desa Pengalangan, Satiman, bersama anggota DPRD Kabupaten Gresik, Wongso Negoro, serta para pemangku adat dan warga setempat.
Anggota DPRD Gresik, Wongso Negoro, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif kepolisian yang turun langsung ke masyarakat lintas agama. Ia menegaskan bahwa selama ini warga Desa Pengalangan hidup berdampingan dengan sangat harmonis.
"Kami berterima kasih kepada jajaran Polres Gresik. Di sini, masyarakat selalu saling menghormati dan berkolaborasi dengan umat Muslim serta tokoh agama lainnya. Tidak pernah ada gesekan karena toleransi sudah menjadi napas warga kami," ujar Wongso.
Satu hal menarik yang menjadi sorotan adalah pengaturan jadwal perayaan. Ketua PHDI Desa Pengalangan, Satiman, menjelaskan bahwa berdasarkan musyawarah warga, pawai ogoh-ogoh yang merupakan tradisi khas Nyepi akan dilaksanakan pada 18 Maret mendatang pukul 20.00 WIB.
Waktu tersebut dipilih secara sengaja untuk menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah. "Kegiatan akan dilaksanakan setelah salat tarawih agar tidak mengganggu aktivitas ibadah saudara-saudara kami yang Muslim," jelas Satiman.
Mendengar komitmen warga, AKBP Ramadhan Nasution memberikan pujian atas kedewasaan beragama masyarakat Menganti. Beliau meyakini bahwa wilayah ini akan tetap kondusif karena adanya sikap saling pengertian yang kuat.
"Saya yakin tidak akan terjadi gesekan karena dari tahun ke tahun wilayah ini selalu aman. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan situasi tetap kondusif dan memberikan dukungan penuh terhadap sinergi yang sudah terbangun," ungkap Kapolres.
Kapolres menutup kunjungannya dengan pesan agar para tokoh agama dan masyarakat terus menjaga komunikasi. Ia berharap keberagaman di Kabupaten Gresik, khususnya di Menganti, dapat menjadi contoh indah tentang bagaimana perbedaan keyakinan justru memperkuat persatuan bangsa. (yud/han)
Editor : Hany Akasah