RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik menggelar kegiatan istighosah dan buka puasa bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik pada Rabu (4/3) sore.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan rutan tersebut diikuti oleh warga binaan dan sejumlah undangan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis spiritual.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus MUI Kabupaten Gresik, PT Petrokimia Gresik, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, perwakilan Markaz Bayt Al-Musa’adah (MBM) Gresik, Pusat Transformasi Bersama (PTB) Gresik, Nurul Hayat Gresik, Yayasan RUPS MUI Gresik, jajaran petugas rutan, serta seluruh warga binaan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan dzikir dan istighosah yang dipimpin oleh perwakilan MUI Kabupaten Gresik.
Doa bersama tersebut dipanjatkan untuk memohon keselamatan, ketenangan, dan kelancaran proses pembinaan di dalam rutan. Suasana khusyuk dan religius tampak mewarnai jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pembinaan keagamaan ini. Beliau menegaskan pentingnya sisi religius dalam masa pemasyarakatan.
"Bahwa pendekatan spiritual menjadi salah satu upaya membentuk karakter warga binaan agar lebih baik saat kembali ke masyarakat," ujarnya pada Rabu (4/3).
Eko menuturkan bahwa acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang berisi pesan moral dan motivasi bagi warga binaan, sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Ia berharap kegiatan ini memberikan dampak mental yang signifikan bagi para penghuni rutan.
"Kegiatan Istighosah ini bertujuan meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai religius warga binaan selama menjalani masa pembinaan," tuturnya.
Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut, pihak MUI Kabupaten Gresik juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan warga binaan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral.
Eko berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berlanjut demi kebaikan warga binaan di masa depan.
"Semoga dengan kegiatan ini bisa terjalin silaturahmi yang lebih erat serta tumbuh semangat perubahan positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah