RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar kegiatan buka puasa bersama yang sarat akan nilai sosial dan spiritual pada Senin (2/2).
Acara yang berlangsung di lingkungan Rutan Gresik ini dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Asrama Yatim Roudlotul Hikmah, sekaligus menjadi momen syukuran atas kenaikan pangkat sejumlah pegawai di jajaran rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk nyata rasa syukur institusi atas segala pencapaian yang ada.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara internal pegawai dengan masyarakat sekitar, terutama dalam menyambut keberkahan bulan suci Ramadan.
“Buka puasa bersama dan santunan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud kebersamaan dan rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih. Kenaikan pangkat pegawai diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eko Widiatmoko, Rabu (3/3).
Suasana khidmat menyelimuti awal acara yang dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu warga binaan.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara langsung oleh Kepala Rutan, didampingi oleh pejabat struktural lainnya, yakni Kepala Subseksi Pengelolaan Ryan Wilda Rachman Faraby, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Anggi Fauzi, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Vendra Hermawan.
Melengkapi momen berbagi tersebut, para hadirin juga menyimak tausiyah dan doa bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Asrama Yatim Roudlotul Hikmah, Ustadz Alfi Machfu Roziqi. Dalam pesan religiusnya, Ustadz Alfi mengajak seluruh jajaran Rutan Gresik untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum emas dalam meningkatkan empati serta kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi kaum dhuafa.
Rangkaian kegiatan pun ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Melalui inisiatif ini, Rutan Kelas IIB Gresik berharap semangat kebersamaan, rasa syukur, dan jiwa kepedulian sosial dapat tertanam semakin kuat, baik dalam lingkungan kerja birokrasi maupun di tengah masyarakat luas. (yud/han)
Editor : Hany Akasah