RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus berinovasi dalam memberikan pembinaan kepribadian bagi warga binaannya.
Kali ini, fokus diarahkan pada peningkatan literasi dasar melalui program pendampingan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) yang digelar di Aula Rutan Gresik, Senin (9/2).
Menariknya, program ini melibatkan mahasiswa peserta magang sebagai tenaga pendamping.
Mereka secara intensif membimbing para warga binaan yang masih memiliki keterbatasan dalam kemampuan baca-tulis dengan metode pembelajaran yang humanis.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa literasi adalah fondasi utama bagi setiap individu untuk berkembang.
Baginya, masa pidana harus menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperbaiki kualitas diri, termasuk bebas dari buta aksara.
“Literasi dasar adalah bekal yang sangat penting. Kami ingin memastikan setiap warga binaan memiliki kemampuan membaca dan menulis sebagai modal dasar untuk memahami pengetahuan dan mempersiapkan diri sebelum kembali ke masyarakat nanti,” ungkap Eko, Senin (9/2).
Dalam kegiatan tersebut, peserta magang berperan aktif mulai dari mengenalan huruf, mengeja kalimat sederhana, hingga melatih kemampuan menulis mandiri. Pendekatan personal ini terbukti efektif dalam membangkitkan rasa percaya diri para warga binaan yang selama ini merasa tertinggal.
Eko mengapresiasi kontribusi para peserta magang yang mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif.
"Kehadiran mereka memberikan energi positif. Selain berbagi ilmu, ada kedekatan emosional yang terbangun sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan tidak membosankan," tambahnya.
Program ini tidak hanya berhenti pada pengajaran saja, namun juga mencakup evaluasi berkala untuk mengukur tingkat pemahaman warga binaan. Hal ini dilakukan agar program pembinaan kepribadian di Rutan Gresik memiliki tolok ukur keberhasilan yang jelas.
“Ke depan, kegiatan serupa akan terus kami kembangkan. Komitmen kami adalah menciptakan warga binaan yang lebih mandiri, berpengetahuan, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat secara positif,” pungkas Eko. (yud/han)
Editor : Hany Akasah