Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gagal Lunasi BPIH, 1.143 Calon Jemaah Haji Gresik Otomatis Berangkat Tahun 2027

Fajar Yuliyanto • Senin, 12 Januari 2026 | 19:39 WIB
PELEPASAN : Para jamaah haji tahun 2025 saat pelepasan menuju Baitullah.
PELEPASAN : Para jamaah haji tahun 2025 saat pelepasan menuju Baitullah.

RADAR GRESIK – Sebanyak 1.143 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Gresik dipastikan tidak dapat berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026 ini.

Ribuan jemaah tersebut dinyatakan gugur untuk keberangkatan tahun ini dikarenakan tidak melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, Lulus, menegaskan bahwa masa pelunasan BPIH yang terbagi dalam dua tahap telah resmi berakhir pada 9 Januari 2026 lalu.

Lulus menjelaskan, mayoritas dari 1.143 orang yang tidak melunasi tersebut merupakan jemaah kategori cadangan. Sebenarnya, secara porsi keberangkatan, mereka dijadwalkan berangkat pada tahun 2027, namun pemerintah memberikan kesempatan untuk melunasi lebih awal guna mengisi kuota yang tersedia.

"Pelunasan sudah berakhir dan tidak ada lagi perpanjangan waktu. Jemaah yang tidak melunasi ini otomatis akan kembali ke jadwal asal mereka, yakni berangkat pada tahun 2027 mendatang," jelas Lulus, Senin (12/1).

Berdasarkan data Kemenag Gresik, pada tahap pertama terdapat 2.173 jemaah yang telah melunasi. Sementara pada tahap kedua, dari 1.787 jemaah yang berhak melunasi, hanya 644 jemaah yang berhasil menyelesaikan administrasi keuangan hingga batas akhir.

Besaran biaya haji tahun ini mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34 Tahun 2025. Untuk Embarkasi Surabaya, total BPIH ditetapkan sebesar Rp 93.860.981. Adapun komponen biaya yang harus dibayar langsung oleh jemaah (Bipih) adalah sebesar Rp 60.645.422.

Meski ada jemaah yang tertunda, persiapan bagi mereka yang sudah melunasi terus dikebut. Lulus menyebutkan bahwa proses administrasi secara keseluruhan telah mencapai angka 80 persen.

"Kelengkapan dokumen seperti paspor dan perekaman biometrik sebagian besar sudah selesai. Untuk pemeriksaan kesehatan, progresnya sudah hampir rampung 100 persen," imbuhnya.

Untuk musim haji 2026, Kabupaten Gresik diperkirakan akan memberangkatkan sekitar 7,5 kelompok terbang (kloter). Tahapan berikutnya yang akan dilakukan adalah penyusunan pramanifest serta menunggu jadwal pembagian kloter resmi dari Kanwil Kemenag Jawa Timur. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Gugur #bpih #gresik #Kemenag #haji