Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Semarak HUT ke-80 RI, Warga Kebungson Gresik Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini Lewat Lagu Nasional

Riri Masfardian • Senin, 18 Agustus 2025 | 20:48 WIB
Larut : Upacara Kemerdekaan di Gang Sempit sebagai wujud cinta tanah air sejak dini oleh warga Kebungson.
Larut : Upacara Kemerdekaan di Gang Sempit sebagai wujud cinta tanah air sejak dini oleh warga Kebungson.

GRESIK – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik, dimeriahkan dengan cara yang unik dan penuh makna. Warga Gang Mangkatan tidak hanya menggelar berbagai lomba, tetapi juga menanamkan rasa cinta tanah air dengan menyanyikan lagu-lagu nasional di setiap kegiatan.

Ketua RT Gang Mangkatan, Abdul Wahab, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan menumbuhkan patriotisme sejak usia dini.

"Kami ingin tumbuh kembangkan cinta tanah air dan patriotisme sejak usia dini di Gang Mangkatan Kelurahan Kebungson," ujarnya.

Ia berharap, kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi gang-gang lain di sekitarnya.

"Bagus kalau di tahun berikutnya semua RT/Gang di sekitar Kebungson membuat acara serupa. Sehingga energi positif cinta tanah air sudah tumbuh sejak usia dini," harapnya.

Rangkaian perayaan di Gang Mangkatan dimulai dengan "Refleksi Malam Tujuh Belas". Dalam kegiatan ini, warga mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa, khususnya peristiwa Rengasdengklok, dan mengirimkan doa.

Puncak acara berlangsung pada 17 Agustus 2025 dengan upacara bendera yang khidmat. Uniknya, upacara ini tidak hanya diikuti anak-anak, tetapi juga remaja dan para ibu.

Mereka dengan lantang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Gugur Bunga sambil memberikan hormat di depan bendera merah putih, dipandu oleh seorang dirigen. Pembacaan Teks Proklamasi pun menambah kekhidmatan upacara.

Setelah upacara, semangat kemerdekaan dilanjutkan dengan berbagai lomba. Namun, penanaman nilai nasionalisme tetap menjadi inti acara. Di sela-sela perlombaan, panitia menyisipkan lagu-lagu perjuangan, mengajak seluruh peserta untuk bernyanyi bersama. Ini adalah cara sederhana namun efektif untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

Lurah Kebungson M. Fither Kuntajaya mengaku sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya inisiatif dari warga Gang Mangkatan, Kelurahan Kebungson, dalam merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.

"Apa yang telah dilakukan oleh Pak RT Abdul Wahab dan seluruh warganya adalah contoh nyata bagaimana semangat kebangsaan bisa ditumbuhkan, bahkan dari lingkungan yang paling kecil. Dengan menyisipkan lagu-lagu nasional di sela-sela perlombaan, mereka tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan kepada anak-anak, remaja, dan seluruh warga," terangnya. 

Rangkaian acara akan ditutup pada 24 Agustus 2025 dengan kegiatan jalan sehat dan pembagian hadiah lomba, menandai akhir dari perayaan kemerdekaan yang sarat makna. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
#lomba #lagu nasional #gresik #HUT ke-80 #Kebungson #RI #UPACARA