Ketua Duta Lingkungan Hidup Gresik, Ramadhan Haqiqi, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, sangat tinggi.
"Kemarin yang daftar sekitar 100 lebih, kemudian kami gelar seleksi melalui tes tulis dan wawancara pada 28 Juni lalu di ruang Putri Cempo Pemkab Gresik, dan terpilih 30 finalis," ujarnya.
Menariknya, dalam proses pengukuhan nanti, Haqiqi menegaskan bahwa semua finalis akan dianggap sebagai pemenang. Hal ini bukan tanpa alasan.
"Karena kita cari yang benar-benar peduli terhadap lingkungan," imbuhnya.
Filosofi ini menunjukkan bahwa ajang pemilihan Duta Lingkungan Hidup ini lebih dari sekadar kontes kecantikan atau popularitas, melainkan pencarian individu yang memiliki komitmen nyata terhadap pelestarian alam.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, turut menyampaikan apresiasi dan dukungannya yang penuh terhadap kegiatan pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2025 ini. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung perubahan.
"Saya memberikan apresiasi dan mendukung kegiatan pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2025 ini mengingat generasi muda dapat mendukung transformasi perubahan sosial dan ekonomi serta meningkatkan hubungan dengan alam. Peran generasi muda dalam menangani permasalahan lingkungan sangat penting untuk dilibatkan," tutur Sri Subaidah.
Harapan besar disematkan kepada para duta lingkungan ini. Sri Subaidah berharap mereka akan menjadi generasi muda yang mampu saling memberi inspirasi kepada rekan-rekan sebaya lainnya.
"Untuk dapat belajar, berkarya, kaya ide & gagasan, dan mampu menjadi pengawal proses perubahan dan keberlanjutan pelestarian lingkungan," pungkasnya.
Dengan semangat ini, diharapkan para Duta Lingkungan Hidup Gresik 2025 akan menjadi agen perubahan yang aktif dan membawa dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Gresik. (jar/han)
Editor : Hany Akasah