RADAR GRESIK - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bersama PT Petrokimia Gresik, dan PT Envilab Indonesia menggelar aksi uji emisi kendaraan bermotor secara serentak, di SOR Tri Dharma, Rabu (11/6).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah menuturkan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dekarbonisasi dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas udara, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
"Kegiatan uji emisi ini bertujuan untuk mengurangi polusi udara yang berdampak langsung pada kesehatan sistem pernapasan masyarakat. Kedepannya, Kementerian Lingkungan Hidup juga berencana untuk melakukan uji emisi secara bertahap setiap tahun ke berbagai perusahaan di Gresik,"pungkasnya.
Pada pelaksanaan uji emisi kali ini, sebanyak 200 unit kendaraan turut serta, meliputi 50 unit kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten Gresik, 50 unit kendaraan dinas PT Petrokimia Gresik, 50 unit kendaraan bermotor umum, dan sisanya 50 unit kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup.
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Anurogo, menyampaikan apresiasinya kepada DLH atas inisiatif uji emisi ini. Menurutnya perhatian terhadap emisi ini memiliki dampak yang besar terhadap lingkungan.
“Gas emisi pada satu kendaraan bermotor bisa mencapai lima kilogram. Dan berat tersebut berupa gas yang membaur di udara sehingga mengganggu pernapasan dan kualitas lingkungan hidup, ini adalah tanggung jawab kita semua,”ujar Dwi
Ia menambahkan bahwa PT Petrokimia Gresik telah berkomitmen penuh dalam upaya penurunan emisi dengan mengadopsi kendaraan listrik, termasuk 80 kendaraan sepeda motor yang telah dikonversi, penyediaan 190 unit motor listrik, 8 unit mobil listrik, serta penggunaan forklift bertenaga listrik.
Selain itu, Dwi Satriyo Anurogo juga menjelaskan bahwa setiap pembangunan gudang baru di PT Petrokimia Gresik kini menggunakan panel surya sebagai upaya dekarbonisasi. Pihaknya menargetkan penurunan emisi hingga 30 persen dalam lima tahun ke depan dan memiliki peta jalan untuk mencapai target zero emission pada tahun 2050.
Sementara itu, Plt Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan PT Petrokimia Gresik dan PT Envilab. Ia berharap kegiatan uji emisi ini tidak hanya berhenti di PT Petrokimia Gresik saja, namun juga dapat diperluas ke berbagai kendaraan, terutama kendaraan milik perusahaan-perusahaan lain di Gresik.
“Kami juga akan mengajak Polres Gresik dan Samsat untuk menggelar uji emisi setiap perpanjangan STNK. Kami juga akan mengajak seluruh OPD untuk mengikuti uji emisi kendaraannya,"tegas dr. Alif.
Baca Juga: Joglo Petro Hadir dengan Wajah Baru, Sajikan Kuliner Lengkap dan Live Musik Siang Hari
Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya momentum sesaat, namun harus rutin dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mewujudkan Kabupaten Gresik yang zero emission.
Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mendorong kesadaran masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor untuk secara berkala melakukan uji emisi. Hasil dari uji emisi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi langkah-langkah kebijakan selanjutnya dalam menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan di Gresik. (Jar/han)
Editor : Hany Akasah