RADAR GRESIK – Ratusan orang memadati Pudak Galeri sejak Senin (24/3) pagi. Mereka meramaikan pendaftaran stand Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam memeriahkan Pasar Bandeng 2025 yang dibuka oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik.
Para calon pedagang ini berasal dari berbagai daerah di Gresik dan sekitarnya, mereka antusias mengantri untuk mendapatkan slot stand di acara tahunan yang selalu menjadi daya tarik utama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dari pantauan di lokasi, antrean peserta sudah mulai sejak pukul 06.00 WIB. Para calon pedagang membawa berbagai berkas pendaftaran. Beberapa diantaranya nampak berdiskusi. Pasar Bandeng sendiri merupakan tradisi khas Gresik yang telah berlangsung turun-temurun dan selalu menyedot perhatian masyarakat, baik dari sisi budaya maupun ekonomi.
Salah satu calon pedagang, Harto Winanto, mengaku datang dari Blandongan Kelurahan Kemuterab sejak pagi hari demi mendapatkan tempat yang strategis untuk berjualan.
"Rencananya saya akan berjualan berbagai jenis gorengan. Setiap tahun saya selau hadir meramaikan Pasar Bandeng," ujarnya.
Sementara itu, Dimas Aji, warga Sidokumpul, juga ikut serta dalam pendaftaran. Ia berencana menjual berbagai jenis sepatu, mengingat tingginya minat masyarakat yang datang ke Pasar Bandeng bukan hanya untuk membeli ikan bandeng, tetapi juga mencari berbagai kebutuhan lain.
Antusias para pendaftar menunjukkan tingginya keinginan masyarakat dalam menyambut Pasar Bandeng 2025. Panitia dari Disparekrafbudparpora Gresik pun telah menyiapkan sistem pembagian stand secara adil. Namun, jumlah stand yang disediakan tahun ini cukup terbatas, sehingga tidak semua pendaftar akan mendapatkan tempat.
Hingga siang ini, pendaftaran masih terus berdatangan, dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga sore hari.
Pasar Bandeng sendiri merupakan salah satu event tahunan di Gresik yang selalu dinanti-nanti oleh masyarakat. Selain menjadi tradisi tahunan yang kaya nilai budaya, acara ini juga menjadi momen penting bagi para pedagang kecil untuk meningkatkan pendapatan mereka menjelang hari raya. Dengan antusiasme yang begitu besar, Pasar Bandeng 2025 diprediksi akan kembali menjadi ajang perdagangan yang meriah dan menguntungkan bagi para pedagang maupun pengunjung. (fhm)
Editor : Hany Akasah