RADAR GRESIK - Warga Kabupaten Gresik dihebohkan dengan aksi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang melakukan gerakan handstand di atas patung gajah mungkur. Aksi tersebut sempat viral di media sosial (medsos).
Berdasarkan laporan warga, ODGJ tersebut tidak hanya melakukan aksi handstand, tetapi juga sering melempar kayu ke jalan raya.
Selain aksi membahayakan di jalan, ODGJ yang berinisial T tersebut juga dilaporkan mengambil gunting di salah satu toko di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Dalam aksinya, ia bahkan mengaku bahwa toko tersebut adalah miliknya.
Pekerja Sosial Ahli Muda Dinas Sosial (Dinsos) Gresik, Alfi Ariyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui call center 112.
Setelah menerima laporan tersebut, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinsos bersama URC Satpol PP langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Proses ini dilakukan dengan hati-hati guna memastikan tidak terjadi perlawanan atau eskalasi yang lebih berbahaya," kata dia.
Alfi mengungkapkan bahwa evakuasi berlangsung lancar tanpa adanya perlawanan dari ODGJ tersebut.
“Alhamdulillah, tidak melawan sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat oleh petugas,” ujarnya.
Selanjutnya, ODGJ tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur untuk dilakukan perawatan dan pengobatan.
"Setelah dilakukan assesment, ODGJ tersebut merupakan warga Gresik dan pernah menjalani perawatan pada akhir 2023 lalu," pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq