RADAR GRESIK - Pemerintah Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik menyelenggarakan panen raya ikan patin, nila, dan mujaer hasil dari budidaya di waduk setempat.
Kepala Desa Sidoraharjo, Suwoto mengatakan, panen raya merupakan bagian dari program ketahanan pangan hewani yang dirancang Pemdes untuk program ketahanan pangan dan membantu mengatasi masalah stunting di desa.
“Seluruh warga turut dalam panen ikan patin, nila, dan mujair yang telah dibudidayakan. Setelah dipanen, hasilnya kami kumpulkan dan bagikan kepada semua warga desa,” ujar Suwoto, Kamis (28/8).
Setelah ikan-ikan tersebut dikumpulkan, pemerintah desa membagikannya secara gratis kepada setiap kepala keluarga (KK).
“Setiap KK menerima 10 hingga 15 ekor ikan. Didistribusikan RT dan kasun setempat. Dengan cara ini, kami berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan berkontribusi dalam mengatasi masalah kekurangan gizi serta stunting,” tambah Suwoto.
Baca Juga: Sowan ke Kiai, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan Minta Doa Diberi Kelancaran Amankan Pilkada 2024
Kegiatan itu mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gresik, Camat Kedamean dan Koramil Kedamean.
"Kami mengapresiasi inisiatif desa dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dan mempromosikan pola makan sehat di masyarakat," ujar Camat Kedamean, Irwanto.
Dengan melibatkan seluruh warga dalam panen raya ini, lanjut Irwanto, Pemerintah Desa Sidoraharjo tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya ketahanan pangan, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif dalam upaya mencegah stunting.
"Kami berharap, program ini menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat," harap Irwanto.
Salah seorang warga, Ahmad Murtadho mengaku mendapat jatah dari pembagian ikan patin, nila, dan mujaer yang segar. "Ini sangat membantu warga, terutama untuk menambah asupan gizi anak-anak. Terima kasih kepada pemerintah desa atas program ini," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah