RADAR GRESIK - Polres Gresik mendengarkan curhatan dari pesilat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (Pagar Nusa) di Gedung MWC NU Gresik Kota di Jalan MH Tamrim.
Kegiatan tersebut langsung dhadiri Ketua Cabang Pagar Nusa Gresik Ahmad Zainul Huluq, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom yang diwakili Kabag Ops AKP Chakim Amrullah, Ketua PCNU Mohammad Zainuri, dan jajaran Polsek Gresik Kota.
Ketua Cabang Pagar Nusa Gresik Ahmad Zainul Huluq mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik atas kesediaannya untuk mendengarkan keluhan dan saran dari Pagar Nusa. Dia menekankan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan Pagar Nusa dalam menjaga keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Gresik.
Kabag Ops Polres Gresik, AKP Chakim Amrullah mengatakan, keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Gresik merupakan prioritas utama. Dia mengapresiasi Pagar Nusa yang selama ini selalu menjaga kondusifitas dan tidak pernah terlibat dalam tindakan melawan hukum.
"Kepolisian akan bertindak seadil-adilnya berdasarkan hukum. Kami juga meminta agar Pagar Nusa berkomunikasi dengan pihak terkait sebelum melaksanakan kegiatan untuk mengantisipasi konflik,” kata Chakim.
Baca Juga: Satpam PPS Manyar Gresik Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Pos
Salah satu anggota Pagar Nusa Mohammad Rozatul mengutarakan tentang isu yang berkembang terkait kasus yang melibatkan pencak silat yang kurang profesional dan transparan.
“Kami juga minta Polsek untuk mengawasi media sosial yang sering menjadi sumber berita hoaks,” kata Rozatul.
Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto menekankan pencak silat harus digunakan untuk pertahanan diri dan membantu masyarakat dalam mengamankan situasi di lingkungan.
"Dengan adanya program Jumat Curhat ini, terjalin kerjasama yang semakin erat antara Pagar Nusa dan Polsek Gresik Kota dalam menciptakan wilayah kota yang kondusif," ucap Suharto.(yud/han)
Editor : Hany Akasah