Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Fakta-fakta Misteri Pulau Bawean Gresik, Kota Atlantis yang Hilang di Laut Jawa

Hany Akasah • Jumat, 29 Maret 2024 | 19:33 WIB

 

INDAH: Pulau Bawean yang penuh misteri disebut Pulau Antlantis.
INDAH: Pulau Bawean yang penuh misteri disebut Pulau Antlantis.

RADAR GRESIK-Sejak terjadinya Gempa Bawean di Gresik, Pulau Bawean menjadi perbincangan nasional dan internasional. Bahkan, banyak yang menghubungkan bahwa Pulau Bawean adalah pulau bersejarah dunia.

Dalam webinar yang digelar oleh Pusat Kajian Peradaban Majapahit dan Departemen Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sabtu (16/4/2022).

Dalam webinar yang diikuti seratusan peserta ini, para narasumber memberikan informasi terbaru tentang penelitian Kota Atlantis yang hilang.

Hipotesis keberadaan lokasi Atlantis di Sundalandia mulai dibangun oleh para ahli. Di antaranya oleh Prof Arysio Nunes dos Santo pada 2010 lalu, yang menempatkan secara definitif bahwa Atlantis tersebut berada di wilayah Indonesia.

Kemudian, Danny Hilman juga menyebutkan demikian dalam bukunya “Plato Tidak Bohong Soal Atlantis adalah Bagian Sejarah Indonesia (2014)”. Begitu juga Dhani Irwanto dalam bukunya “Atlantis Kota Yang Hilang Ada Di Laut Jawa, 2015”.

Pulau Bawean diduga salah satu Kota Atlantis yang hilang tersebut, karena kawasan pulau ini dibentuk oleh gunung api yang aktif yang selalu atau dalam periode tertentu mengeluarkan abu vulkanik dan memperbaharui tanah pertanian di sekelilingnya. Sehingga kawasan ini menjadi subur terus menerus.

Hasil kajian Pusat Riset Prasejarah dan Sejarah BRIN (dulu BALAR DIY) menyebutkan banyaknya peninggalan permukiman di masa lalu. Penelitian Atlantis dan penelitian arkeologis Pulau Bawean sangat penting artinya bagi Pulau Bawean. Sebab, saat ini Bappeda Gresik berencana mengembangkan kawasan Pulau Bawean sebagai Kawasan Geopark.

Plato menulis pulau ibukota Atlantis ada di laut yang dikelilingi benua tak terbatas, yang lainnya adalah samudera yang sebenarnya. Bekas kotanya sekarang berada di bawah laut. Tak dapat dilayari dan ditembus karena tertutup terumbu karang.
Peneliti Atlantis Dhani Irwanto mengatakan, lokasi Ibukota Atlantis di laut Jawa di lepas Pantai Kalimantan. Ibu kota atlantis identik dengan terum bu karang gosong Gili atau Annie Flprance Reef. Gosong Gili terletak 150 kilomenter timur laut Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur.

Dalam teks Plato berikut ciri-cirinya terdapat mata air panas dan dingin. Batu bewarna putih, hitam dan merah. Bebatuannya dilubangin untuk atap galangan atau kapal ganda.

Catatan Plato itu mirip dengan Pulau Bawean Kabupaten Gresik. Ada mata air panas dan dingin. Terdapat bebatuan beku bewarna merah, putih dan hitam. Di bawah bebatuan itu bisa disimpan untuk kapal (galangan).

Untuk menggambarkan Kota Atlantis, Plato menulis kota terdisi dari cincin-cincin konsentris zona perairan dan daratan. Terdapat kuil kecil di atas bukit. Terdapat istana raja dan rumah pejabat. Bangunan kuil dilapisi orichalcum, emas dan perak.

Peta terumbu karang Gosong Gili berbentuk lingkaran. Dinding orichacum masih kelihatan, tertutup terumbu karang, tapi masih kelihatan polanya. "Masyarakat Bawean menyebutunya pulau gaib di utara Bawean," katanya.

Pulau berbahaya bagi pelayaran, kadang muncul,kadang tak terlihat. Ia mencocokkan dengan data pelayaran Amerika jika terumbu karang Gosong Gili, kadang muncul saat air surut dan tenggelam saat laut pasang.

"Berbahaya bagi pelayaran," kata Dhani. (han)

 

Editor : Hany Akasah
#Kota #pulau #jawa #gresik #gempa #atlantis #Plato #BAWEAN #Indonesia