Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Antisipasi Banjir, Bu Min Minta Ibu-Ibu Jaga Kebersihan Lingkungan

Hany Akasah • Senin, 6 Maret 2023 | 15:55 WIB
KINERJA BAIK: Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal ZA secara simbolis menyerahkan bantuan pompa pemadam kepada Kepala Damkarla Gresik Agustin Halomoan Sinaga. (Ist/Radar Gresik)
KINERJA BAIK: Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal ZA secara simbolis menyerahkan bantuan pompa pemadam kepada Kepala Damkarla Gresik Agustin Halomoan Sinaga. (Ist/Radar Gresik)
GRESIK - Seringkali mengalami banjir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta masyarakat untuk tidak  membuang sampah sembarangan. Menurutnya, pembangunan di sekitar kali dan budaya buang sampah di got merupakan faktor penting yang memicu timbulnya banjir.

"Banjir itu terjadi karena luapan sungai, tapi tidak lepas dari ulah manusia juga. Kalau kita lihat di sekitar sungai saat ini sudah banyak bangunan sehingga berpotensi menghambat aliran sungai, ditambah kebiasaan buang sampah sembarangan," Bu Min sapaan Aminatun Habibah saat menghadiri kegiatan Hari Sampah Nasional (HSN) Bungah, kemarin.

Dalam merespon banjir, lanjut Bu Min, sebenarnya Pemerintah Kabupaten Gresik telah berupaya melakukan berbagai macam hal. Mulai dari normalisasi sungai, hingga menyalurkan bantuan ke warga terdampak.

"Oleh sebab itu, beberapa waktu belakangan ini, Gresik telah melakukan normalisasi Kali Lamong. Dimana dilakukan pengerukan kali lamong sehingga kapasitas tampungan air menjadi lebih besar." katanya.

Baca Juga : Dua Tahun Mengabdi, Inilah Prestasi Gus Yani dan Bu Min

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan menjadi sebuah awal dalam membentuk kehidupan yang bersih dan sehat. Dengan membiasakan hidup bersih dapat berdampak positif bagi pertumbuhan anak sehingga meminimalisir kemungkinan terkena stunting.

"Dulu saat saya baru menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik memiliki angka stunting 27 persen, setahun kemudian turun menjadi 23%, yang pada akhirnya akhir tahun 2022 Gresik turun menjadi 10,7 persen. Ini membuktikan bahwa kampanye hidup sehat telah berjalan dengan baik di Kabupaten Gresik." ujarnya. (rir/han) Editor : Hany Akasah
#berita #fatayat nu #fatayat #gresik #BU MIN #PANCENG #News #Nahdlatul Ulama