Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Baznas Gresik Digitalisasi Pembayaran Zakat

Hany Akasah • Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:00 WIB
LAUNCHING: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama jajarannya meresmikan Kantor Digital dan Kampung Zakat Produktif  di ruang Aula Mandala Bhakti Praja, Pemkab Gresik, Rabu (19/10).
LAUNCHING: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama jajarannya meresmikan Kantor Digital dan Kampung Zakat Produktif di ruang Aula Mandala Bhakti Praja, Pemkab Gresik, Rabu (19/10).
GRESIK - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik membuat Inovasi baru untuk mempermudah pembayaran zakat, salah satunya dengan melaunching Kantor Digital dan Kampung Zakat Produktif di ruang Aula Mandala Bhakti Praja, Pemkab Gresik, Rabu (19/10). Baznas berharap penyaluran zakat lebih efektif sehingga membantu pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik.

Kegiatan launching tersebut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Aminatun Habibah, Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Qodir, Kepala Kementrian Agama Gresik Sahid, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH.M. Mansoer Shodiq,  puluhan lembaga amal, zakat dan sadaqoh se-Kabupaten Gresik dan lain sebagainya

Ketua  Badan Amil Zakat Nasional kabupaten Gresik Muhammad Mujib berharap dengan diresmikannya Kantor Digital dan Program Kampung Zakat Produktif dapat mempermudah penyaluran zakat di Gresik. “Kantor digital merupakan upaya pelayanan masyarakat yang diberikan Baznas kepada masyarakat. Selain menyalurkan zakat melalui digital, masyarakat juga dapat memantau keuangan yang dikumpulkan Baznas secara transparan dan akuntabel,” kata Mujib.



Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah digitalisasi yang dilkukan lembaga pengumpul dan penyalur zakat milik pemerintah ini. “Tentu ini butuh sinergi dengan baik. Agar memungut zakat dari Muzakki yang diberikan kepada Mustahiq bisa berjalan maksimal,” ucap Yani.

Bupati melanjutkan Gresik mewajibkan semua pegawai di lingkungan pemerintah daerah yang mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP), wajib menyalurkan zakatnya di Baznas Gresik.

“TPP harus kami sisihkan zakat, semakin banyak zakat semakin banyak rejeki. Maka, dengan transformasi Baznas Gresik Kantor Digital. Tentu semakin mudah masyarakat dan pegawai membayar zakat,” paparnya.



Dengan sistem digital ini, imbuh Gus Yani berharap ke depan Baznas Gresik bisa melayani dan ikut serta dalam membantu pemerintah menurunkan kemiskinan.  “Saya mengajak kepada seluruh lembaga zakat, diberikan lokus kemiskinan ekstrem. Ke depan, tahun 2023 ada gotong royong membantu membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” tambahnya.

Selain program digitalisasi, Baznas juga meresmikan tiga kampung percontohan zakat yaitu desa Petiyin Tunggal Kecamatan Dukun, Desa Sooko Kecamatan Wringinanom dan Desa Gredek kecamatan Duduksampeyan. (syf/rhm/han) Editor : Hany Akasah
#Baznas Gresik #zakat #digitalisasi