Kegiatan pelatihan dikemas melalui focus group discussion (FGD) di Icon Mall, Gresik, Kamis (29/9). Dalam kesempatan yang sama, para jurnalis Kota Santri juga diperkenalkan cara-cara menggunakan Alat Pemasam Api Ringan (APAR).
Kepala Dinas Damkar Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, masih minimnya posko damkar dan kendaraan pemadam, Damkar Gresik terus melakukan terobosan dalam penanganan musibah kebakaran. Salah satunya dengan menggandeng jurnalis. Selain itu, Damkarla juga membentuk forum perusahaan di Kabupaten Gresik yang punya mobil damkar.
"Karena keterbatasan kendaraan pemadam yang dimiliki Damkar Gresik, melalui FPK ini kami bekerja sama setiap ada kejadian kebakaran," jelasnya.
Dijelaskan, saat ini Damkar Gresik mempunyai 13 mobil damkar penyemprot dan suplai. Nah, Idealnya, masing-masing kecamatan (posko) punya 2 mobil pemadam. Khusus untuk di kota dan Kecamatan Driyorejo yang padat industri lebih dari 2 mobil.
"Untuk itu, dengan adanya nara sumber dari 2 anggota Komisi I DPRD Gresik, Pak Achmad Kusrianto Pujiantoro, dan Iftah Hidayati, kami bisa dibantu perjuangkan anggaran," pungkasnya.
Dia berharap setiap kecamatan di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik berdiri Posko Damkar. Sehingga kalau terjadi kebakaran, damkar bisa cepat melakukan pemadaman.
Baca Juga : Jaringan Pipa Hancur, Hydrant di Bandar Grisse Tidak Bisa Difungsikan
"Idealnya, kalau kita ingin cepat dalam penanganan kebakaran, setiap kecamatan sudah ada posko damkar, atau 18 posko damkar se-Kabupaten Gresik," ucap Kepala Dinas Damkar Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga dalam FGD.
Menurutnya, saat ini Damkar Gresik baru memiliki 3 posko damkar. Pertama, di Kota Gresik tepatnya di Jalan Dr Wahidin, S.H. Kedua, di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo. Ketiga, di Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun.
"Saat ini kami tengah berjuang untuk buat posko damkar di Menganti, eks UPT Dinas Pertanian," tuturnya.
Anggota Komisi I DPRD Gresik Achmad Kusrianto Pujiantoro mengatakan bahwa damkar akan menjadi dinas seksi. Sabab, damkar sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Baik dalam penanganan kebakaran maupun rescue (penyelamatan). Untuk itu, ia sangat mendukung jika damkar di setiap kecamatan memiliki posko damkar.
"Kami selama ini sangat getol dalam memperjuangkan anggaran untuk damkar. Kami sangat setuju setiap kecamatan ada posko," kata anggota Fraksi PDIP ini.
Baca Juga : Arkeolog Temukan Hydrant Berangka Lebih 100 Tahun di Bandar Grisse
Sementara Iftah Hidayati. Menurutnya, banyaknya industri yang ada di Kabupaten Gresik, maka damkar memiliki peran strategis dalam penanganan kebakaran.
"Saya juga sangat setuju damkar diberikan perhatian khsusus dalam anggaran," pungkas Sekretaris Fraksi Demokrat ini. (fir/han) Editor : Hany Akasah