Kepala DPU Kabupaten Gresik Achmad Hadi mengatakan untuk Jembatan Klampok saat ini kontraktor mulai melakukan pengurukan lokasi pemasangan pancang jembayan. "Sudah seminggu yang Klampok dikerjaan. Tanah uruk sudah didatangkan kontraktor," ujarnya.
Sementara untuk Jembatan Kacangan sudah ada penetapan pemenang oleh tim Pokja Bagian Layanan Pengadaan (BLP). Selanjutnya, masuk tahapan berkontrak.
"Setelah itu, penyedia jasa akan menyerahkan jaminan pelaksanaan. Setelah administrasi terpenuhi pekerjaan bisa dimulai," kata dia.
Ia menambahkan, sesuai estimasi kontrak kemungkinan pekerjaan bisa selesai tahun ini. "Mudah-mudahan pekerjaan berjalan lancar sesuai yang diharapkan," imbuhnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan untuk Jembatan Klampok tinggal pekerjaanya saja. Sebab, material sudah dibelanjakan kontraktor sebelumnya. "Makanya anggarannya hanya sekitar Rp 1,1 miliar saja," terangnya.
Baca juga : Tanpa Material, Anggaran Proyek Jembatan Klampok Hanya Rp 1,1 M
Sedangkan Jembatan Kacangan dianggarkan Rp 15 miliar untuk pekerjaan dan meterial. Namun, dari hasil lelang kontraktor menawar Rp 13 miliar dari pagu yang disiapkan. "Kami berharap dua jembatan ini bisa segera tuntas. Karena masyarakat sangat terganggu dengan putusnya dua jembatan tersebut," pungkas politisi PKB ini. (rof) Editor : Hany Akasah