selain kepala kemenag juga dihadiri oleh Kepala Desa Lengkong, Ketua Komite MI Nurul Huda, Ketua Yayasan, Pengurus KKMI Kecamatan Cerme dan Kepala Kemenag Gresik. Turut hadir juga para wali murid sebagai peserta parenting yang bertepatan dengan pembagian rapor semester ganjil.
Kepala Madrasah Nurul Huda Lengkong dalam sambutannya menyampaikan, meskipun berada dipelosok Gresik dan diapit beberapa sekolah besar, MI Nurul Huda tetap terpacu untuk semakin maju. "Sudah nampak berbagai kemajuan sejak beberapa tahun lalu, ini tidak lain karena kerja keras para guru di MI Nurul Huda Lengkong," ujarnya.
Sementara itu Kepala kemenag Gresik Markus S,pd., M.Pd dalam memberikan parenting kepada wali murid mengajak semua unsur untuk bersama-sama memajukan madrasah. "Lembaga pendidikan akan semakin maju jika setiap elemen mampu bekerjasama, tidak hanya guru namun walimurid dan pihak desa," tuturnya.
Diungkapkannya kepada awak media bahwa dirinya merasa terkejut jika dipelosok Gresik ada lembaga pendidikan yang sudah berbasis digital. "Meskipun di lokasi terpencil MI Nurul Huda bisa bertransformasi menjadi madrasah berbasis digital, saya harap bisa menjadi salah satu pemicu bagi sekolah lain karena Kemenag Gresik akan memfasilitasi lembaga pendidikan untuk menuju madrasah digital," imbuh Markus.
Saat ini di Gresik jumlah madrasah digital sudah mencapai 70 persen dan diharapkan tahun ini bertambah hingga 100 persen.
Dengan dilaunchingnya madrasah digital diharapkan melahirkan siswa hebat, berbakat, mandiri dan berprestasi. Selain dilengkapi dengan digitalisasi, MI Nurul Huda juga memiliki MI Mart dan Green House. (*/rof) Editor : Hany Akasah