Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik, Sutaji Rudy mengatakan, tiga desa itu sudah berhasil mengembangkan wisata dengan baik. Bahkan, ketiga desa itu masuk dalam 300 desa wisata di Indonesia. “Konsep desa wisata yang dibangun yakni mandiri mengutamakan aspek kelestarian lingkungan, sosial budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan selalu menjaga protokol kesehatan (prokes),"kata Rudy.
Sebagai upaya penerapan desa wisata yang sesuai dengan protokol kesehatan, Disbudpar Gresik melakukan pemantauan. Mereka berharap prokes dan membatasi 75 persen dari kapasitas pengunjung tetap dilaksanakan selama Natal dan Tahun Baru.
Sementara dari Kepala Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Moh Qolib mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Begitupula Kasi Pemerintah Desa Gosari, Imam Syaiful Huda yang juga terus memantau pelaksanaan Nataru dengan pos keamanan serta kesehatan.
Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim mengaku, dengan prestasi masuk 300 besar anugerah desa wisata Indonesia, dirinya makin bersemangat untuk berkarya. "Semoga anugerah ini menjadi penyemangat semua elemen desa wisata Sekapuk untuk selalu berkarya,"ungkapnya. (jar/han) Editor : Hany Akasah