Diduga pelaku masuk rumah pengusaha Bakso Kaki Sapi, Sabtu (5/6) malam saat rumah korban sepi pergi liburan bersama keluarganya di luar kota. Atas kasus pembobolan rumah tersebut barang berharga seperti perhiasan dan sejumlah uang raib. Aksi kejahatan itu baru diketahui Selasa (15/6) malam. Saat korban mengecek rekaman CCTV yang berada di rumahnya. Korbanpun melapor keesokan harinya Rabu, (16/6) ke Polsek Manyar dengan membawa barang bukti rekaman CCTV.
Saat di konfirmasi di rumahnya korban Saiful Latief mengatakan, waktu kejadian tidak berada di rumah sedang liburan bersama keluarga di luar kota. "Saya mengetahui rumah saya di bobol saat memeriksa rekaman CCTV di rumah. Terlihat ada seorang pria menggunakan mobil avansa warna biru yang memarkir di depan rumah tidak lama kemudian masuk di dalam rumah," ujarnya, Kamis (17/6). Anehnya rumah tidak dalam keadaan berantakan. Laci lemari meja kerja di ruang tamu yang berisi perhiasan dan sejumlah uang sudah tidak ada. "Perhiasan milik istri, anak dan almarhum ibu hilang. Perhiasan emas yang hilang 90 sampai 100 gram di dalam kotak serta uang tunai Rp 10 juta. Uang baru Rp 12 juta. Total kerugian total diperkirakan Rp 120 juta," jelasnya.
Diketahui rumah korban berada di perumahan yang padat penduduk. Namun, sejumlah tetangga Husni tidak mendengar aksi penjahat itu. Tetangga Husni baru baru tahu setelah korban cerita kepada para tetangganya.
Sementara Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti membenarkan kejadian tersebut pihak korban juga sudah melapor dan anggota melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
“ Masih penyelidikan dan pengumpulan barang bukti. Doakan pelaku segera ditangkap. Identitas pelaku sudah dikantongi dan nanti akan ekspos tersangkanya,” pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah