Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkuat Kemandirian Umat, LDII Gresik Dorong Ekonomi Syariah Sebagai Solusi Hadapi Globalisasi

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Narasumber: Sekretaris DPD LDII Kabupaten Gresik, Andi Fajar Yulianto. (Fajar/Radar Gresik)
Narasumber: Sekretaris DPD LDII Kabupaten Gresik, Andi Fajar Yulianto. (Fajar/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Di tengah derasnya arus globalisasi dan ketidakpastian ekonomi dunia, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekonomi syariah.

Langkah ini dipandang sebagai pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Sekretaris DPD LDII Kabupaten Gresik, Andi Fajar Yulianto, menekankan bahwa penataan sistem ekonomi masa depan harus memiliki fondasi moral yang kuat. Menurutnya, ekonomi syariah bukan sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk menciptakan keadilan sosial.

“Dalam menghadapi globalisasi, LDII memandang pentingnya menata sistem ekonomi dengan roh syariat. Dengan cara ini, ekonomi syariah dapat diberdayakan sehingga umat bisa terlepas dari praktik riba serta unsur-unsur yang tidak sesuai dengan prinsip Islam,” ujar Fajar, sapaan akrabnya.

Sebagai langkah konkret, LDII Gresik fokus pada penguatan peran Baitul Maal wat Tamwil (BMT) dan koperasi syariah. Lembaga keuangan mikro ini dinilai sangat efektif karena menjalankan dua fungsi sekaligus, yakni fungsi sosial (Baitul Maal) dan fungsi bisnis (Tamwil).

Advertisement

“Konsep BMT ini sejatinya adalah koperasi syariah. Di Indonesia, umumnya berbadan hukum Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) atau Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS),” jelasnya.

Melalui lembaga-lembaga ini, LDII mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis jemaah dengan prinsip "dari, oleh, dan untuk umat". Sistem kolaboratif ini diyakini mampu memperkuat struktur ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Tak hanya lembaga keuangan, LDII juga menginisiasi pembentukan Usaha Bersama (UB) yang dikelola secara profesional. Dengan manajemen syariah yang transparan dan akuntabel, UB diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan.

“Roh ekonomi syariah ini kita bangun dari umat dan untuk umat. Jika pemberdayaan ini berjalan maksimal, dampak nyatanya akan langsung dirasakan pada kesejahteraan masyarakat luas,” tambah Fajar.

Menutup keterangannya, DPD LDII Gresik mengaku optimistis bahwa penguatan ekonomi syariah di daerah akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan kemandirian yang kuat, umat tidak hanya menjadi penonton di era globalisasi, melainkan menjadi pemain kunci dalam pembangunan ekonomi bangsa. (jar/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Sinergi Polres Gresik dan LDII: Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Tawuran

Sinergi Polres Gresik dan LDII: Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Tawuran

Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman dan kondusif terus digalakkan oleh Polres Gresik. Melalui pendekatan humanis, Satuan Binmas Polres Gresik menggelar kegiatan silaturahmi k

Perkuat Kamtibmas, Kapolres Gresik Rangkul DPD LDII Jaga Kondusivitas Bumi Wali

Perkuat Kamtibmas, Kapolres Gresik Rangkul DPD LDII Jaga Kondusivitas Bumi Wali

Otoritas kepolisian Resor (Polres) Gresik terus memperkuat fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan merangkul berbagai elemen strategis. Langkah ini diwujudkan melalui agenda silaturahmi bersama jaja

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polres Gresik Gelar Apel Pasukan Tanggap Bencana Hidrometeorologi

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polres Gresik Gelar Apel Pasukan Tanggap Bencana Hidrometeorologi

RADAR GRESIK – Menghadapi potensi ancaman bencana alam akibat perubahan cuaca ekstrem, Polres Gresik menggembleng kesiapan jajarannya melalui Apel Gelar Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer