Pimpinan Proyek (Pimpro) PT Waskita Bumi Wira (WBW) Prabowo Soemodipoero mengatakan, pihaknya menargetkan kedua rua tol ini bisa terhubung paling lambat pada kuartal III/2021. Nah untuk menghubungkan kedua tol tersebut dibutuhkan delapan ramp. "Tol mengarah ke Gresik, Surabaya dan Mojokerto dan untuk mengerjakan junction tersebut sudah diplotkan anggaran Rp 1,2 triliun," kata dia.
Dikatakan, untuk ramp 2 yang telah dibangun lokasinya berada di atas tol Sumo. Untuk ramp delapan sebagian jalan menempel di tanah dan sebagian berada di atas. Memang, jika dilihat gambar master plan, mayoritas ramp penghubung itu berada di atas. Terutama ramp 1, 3 dan 4 yang melintasi tol Sumo. Sementara enam ramp lainnya, akan dikerjakan setelah ramp 2 dan 8 selesai tahun ini. “Kemungkinan dilanjut tahun depan. Karena ramp dua dan delapan kami targetkan tahun ini selesai,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Gresik Agus Budiono berharap tol tersebut mampu meningkatkan perekonomian di Gresik dan kota sekitarnya. Pasalnya, pandemi yang melanda Gresik ini berdampak pada usaha masyarakat baik di sektor mikro maupun besar. “Harapannya, juga harga tol tidak terlalu tinggi sehingga dapat dinikmati semua orang, termasuk pengusaha yang sedang merintis bisnisnya,” harap Agus. (fir/han) Editor : Hany Akasah