Salah satu akses jalan poros yang rusak yakni Desa Bringkang ke Pranti Kecamatan Menganti Gresik. Salah satu warga Desa Pranti Kecamatan Gresik yang tidak mau disebutkan mengaku kecewa kepada pemerintah desa seakan membiarkan saja kondisi jalan rusak. “Saat musim hujan seperti ini jalannya tergenang air dan bahkan pavingnya tidak kelihatan atau berganti dengan tanah,” kata. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga baik dari luar maupun dalam desa.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Desa Bringkang maupun sekretaris tidak ada di kantornya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik Gunawan juga menolak dikonfirmasi. Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi mengaku, cukup banyak jalan desa rusak di Kabupaten Gresik.
Bahkan, kerusakan jalan yang rusak bisa mencapai 380 ribu kilometer. “Yang dikeluhkan desa dengan anggaran dari pemerintah tidak bisa memperbaiki desa. Jika tidak ada anggaran sebenarnya pemerintah bisa menggunakan Bantuan Keuangan (BK),” jelasnya. Pihaknya berharap poros jalan yang rusak digunakan dengan anggaran BK karena proses perbaikannya bisa lebih cepat. (Jar/han) Editor : Hany Akasah