RADAR GRESIK – Puncak peringatan Haul ke-71 Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf yang berlangsung pada Rabu (3/6) sukses menyedot perhatian ribuan jemaah dari berbagai penjuru kota di Indonesia.
Demi memberikan jaminan rasa aman selama perhelatan akbar tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik berkolaborasi penuh dengan panitia haul untuk menyiagakan petugas medis di sejumlah titik strategis guna melayani para pencinta ulama yang berdatangan.
Baca Juga: Lautan Manusia Padati Puncak Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf di Gresik
Sejak pagi hari, arus jemaah luar daerah terpantau langsung memadati area sensitif seperti kawasan makam Habib Abu Bakar Assegaf, kompleks Masjid Jami’, hingga area Alun-Alun Gresik. Guna mengantisipasi adanya gangguan fisik akibat padatnya massa, tim medis gabungan telah bersiap siaga di posko-posko kesehatan terdekat.
Perwakilan Panitia Tim Medis Haul Habib Abu Bakar Assegaf, Zen Musthofa Bilfaqhi, menyampaikan bahwa penyediaan layanan kesehatan gratis ini merupakan bagian krusial yang tidak boleh terabaikan dalam manajemen acara tahunan sebesar ini. Berdasarkan dinamika di lapangan, mayoritas jemaah yang mendatangi posko mengeluhkan gangguan fisik ringan akibat faktor kelelahan fisik dan pengaruh cuaca.
“Kebanyakan kecapean, flu batuk soalnya perjalanan jauh dan juga dengan cuaca juga. Ini adalah salah satu pelayanan kesehatan yang kami sediakan dalam Haul Habib Abu Bakar Assegaf agar para pengunjung dan jamaah yang hadir tetap terjaga kesehatannya selama mengikuti rangkaian kegiatan,” jelas Zen saat memberikan keterangan di area posko.
Mengingat padatnya rangkaian ritual keagamaan, Zen mengimbau dengan sangat agar seluruh jemaah tidak perlu sungkan atau ragu untuk segera memanfaatkan fasilitas posko medis yang ada apabila mulai merasakan gejala penurunan kondisi tubuh.
“Saya berharap para jamaah yang menghadiri Haul Habib Abu Bakar Assegaf dapat mendatangi posko kesehatan yang telah kami siapkan apabila memerlukan pelayanan kesehatan,” katanya menambahkan.
Kehadiran posko terintegrasi ini terbukti efektif dalam memberikan rasa tenang bagi masyarakat, sehingga kekhusyukan ritual zikir dan doa bersama tetap terjaga hingga akhir acara. Manfaat nyata dari kesiapan tim medis ini turut dirasakan langsung oleh Sulamah, salah seorang jemaah yang menempuh perjalanan jauh dari Jakarta.
Sulamah mengaku sangat terbantu dan mengapresiasi tinggi kesiapsiagaan para petugas yang dinilainya sangat responsif terhadap kondisi fisik para lansia maupun jemaah yang kelelahan.
“Terima kasih kepada tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik dan panitia Haul Habib Abu Bakar Assegaf yang sangat peduli terhadap kesehatan jamaah,” tutup Sulamah dengan nada syukur. (jar/han)
Editor : Hany Akasah