Peringatan Haul ke-134 KH. Abdul Karim Al Karimi Gresik Diwarnai Aksi Pengobatan Gratis dan Donor Darah

RADAR GRESIK — Ratusan warga menyambut hangat program kesehatan berupa pengobatan gratis dan donor darah yang digelar di Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Karimi Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.
Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian inovatif dalam memperingati Haul ke-134 KH. Abdul Karim, sang pendiri pondok pesantren.
Aksi kemanusiaan ini sengaja dihadirkan panitia untuk memberikan manfaat nyata secara langsung bagi masyarakat sekitar, di samping sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur pesantren.
Baca Juga: Viral Lagu 'My Little Bolu Ketan', Bahlil Lahadalia Penasaran dan Ingin Undang Sang Pencipta
Koordinator kegiatan pengobatan gratis dan donor darah, Ahmad Thoyyib Shofi, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas tingginya partisipasi masyarakat dalam program baru ini.
“Alhamdulillah, ini merupakan program terbaru dari panitia haul dan ternyata mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Ini menjadi catatan penting bagi kami agar kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan pada haul-haul berikutnya,” kata pria yang akrab disapa Gus Yopi tersebut, Sabtu (30/5/2026).
Gus Yopi menambahkan, selain bernilai khidmah dan menjadi amal jariyah bagi para muassis (pendiri), kiai, serta guru yang telah wafat, kegiatan ini juga mengamalkan prinsip bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Antusiasme donor darah tidak hanya datang dari warga sekitar, melainkan juga dari kalangan pelajar dan tenaga pendidik di lingkungan pesantren.
Salah satu peserta Ayik, siswa Kelas XII MA Al Karimi) mengaku baru pertama kali mendonorkan darahnya. "Awalnya saya merasa takut dan gugup karena belum pernah. Tapi setelah diniatkan dan dijalani, ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Justru terasa nyaman," ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Fajrul Islam, guru SMP Ma’arif Al Karimi) yang merasa bersyukur bisa kembali berdonor setelah sempat vakum selama dua tahun. Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan karena sangat baik untuk membantu regenerasi sel darah baru di dalam tubuh.
Sebelum melakukan donor, seluruh peserta wajib melewati proses skrining kesehatan ketat untuk memastikan kondisi tubuh mereka benar-benar memenuhi syarat.



