Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Evaluasi Total Laskar Joko Samudro, Manajemen GU Sinyalkan Perombakan Kursi Pelatih

Fajar Yuliyanto • Selasa, 10 Februari 2026 | 08:55 WIB
KOMPAK : Skuad Gresik United kompak yang berada di Liga Nusantara.
KOMPAK : Skuad Gresik United kompak yang berada di Liga Nusantara.

RADAR GRESIK – Teka-teki mengenai nakhoda Gresik United (GU) untuk musim depan mulai menyeruak ke publik. Setelah merampungkan kompetisi Liga Nusantara, manajemen tim berjuluk Laskar Joko Samudro memberikan sinyal kuat akan adanya perombakan besar-besaran, termasuk di kursi pelatih kepala.

Di bawah asuhan Andik Ardiansyah, Gresik United menyudahi kompetisi dengan koleksi 22 poin, bertengger di peringkat keempat dari enam peserta di Grup D.

Meski berhasil menyelamatkan tim dari jurang degradasi setelah sempat terpuruk selama berminggu-minggu, target utama untuk promosi ke Liga 2 dipastikan gagal tercapai.

Sepanjang 15 laga yang dilakoni di Grup D, performa tim asuhan Andik tergolong fluktuatif. Laskar Joko Samudro mencatatkan tujuh kali kemenangan, satu kali seri, dan tujuh kali kekalahan.

Media Officer Gresik United, Iksan Nugroho, mengungkapkan bahwa hasil ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi jajaran manajemen. "Evaluasi juga terkait jajaran pelatih yang belum memenuhi target musim ini," ujar Iksan.

Berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang kerap melakukan pergantian pelatih di tengah kompetisi, musim ini manajemen tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Andik hingga laga usai, meskipun tekanan dari suporter sempat memanas saat tim mengalami paceklik kemenangan.

Terkait siapa yang akan menahkodai tim musim depan, manajemen memilih untuk tidak terburu-buru. Mengingat padatnya jadwal kompetisi yang baru saja dilewati, tim manajemen memutuskan untuk rehat sejenak.

"Setelah kompetisi yang padat dengan waktu singkat, pembahasan lebih lanjut (soal pelatih) mungkin akan dilakukan setelah hari raya Idul Fitri bulan April mendatang," tambah Iksan.

Selain kursi pelatih, perombakan skuad juga diprediksi akan sangat ekstrem. Kabarnya, kurang dari 20 persen pemain musim ini yang akan dipertahankan.

Faktor minimnya pengalaman pemain muda dalam menghadapi klub-klub besar di Grup D menjadi salah satu rapor merah yang harus diperbaiki.

Dalam konferensi pers usai pertandingan terakhir, Andik Ardiansyah secara ksatria mengakui bahwa performa timnya belum mampu memenuhi ekspektasi manajemen. Ia juga memberikan sinyal tersirat mengenai masa depannya di Stadion Gelora Joko Samudro.

"Ya, memang untuk target tidak sesuai, tapi minimal saat ini kita bertahan dulu. Siapapun itu nanti (pelatihnya), kita berharap Gresik United ke depan akan lebih bagus. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari suporter dan keluarga yang menjadi semangat ke-12 bagi pemain," pungkas Andik. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#manajemen #pelatih #gresik united #idul fitri #liga nusantara