Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Liga Nusantara Grup D, Gresik United Takluk 0-2 di Tangan Persebata NTT

Fajar Yuliyanto • Minggu, 14 Desember 2025 | 01:34 WIB
TAK MAMPU: Pemain Gresik United (GU) tak mampu menahan serangan pemain Persebata NTT.
TAK MAMPU: Pemain Gresik United (GU) tak mampu menahan serangan pemain Persebata NTT.

RADAR GRESIK – Nasib kurang beruntung kembali menaungi Gresik United (GU). Tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini harus menelan kekalahan kedua mereka di ajang Liga Nusantara 2025-2026 Grup D setelah ditekuk Persebata NTT dengan skor meyakinkan 0-2. Pertandingan ini digelar di lapangan Pasiran TNI AL, Surabaya, pada Jumat, 12 Desember 2025.

Kekalahan ini menambah panjang daftar hasil minor GU, yang sebelumnya juga takluk dari Persekabpas di grup yang sama.

Laga antara Gresik United melawan Persebata NTT berlangsung ketat dengan jual beli serangan. Namun, solidnya pertahanan tim lawan membuat GU harus kebobolan dua gol tanpa balas.

Dua gol kemenangan Persebata NTT dicetak oleh Y. Baghi pada menit ke-25 dan Fandy Samby di menit ke-65.

Di awal babak pertama, kedua tim masih bermain hati-hati hingga menit ke-15. Sayangnya, kelengahan di pertahanan Gresik United harus dibayar mahal ketika tendangan keras Y. Baghi sukses membobol gawang GU pada menit ke-25, mengubah skor menjadi 0-1 untuk Persebata.

Tak hanya ketinggalan, nasib buruk menimpa tim kebanggaan warga Gresik ini di menit ke-35. GU harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemain mereka diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persebata. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor tidak berubah.

Memasuki babak kedua, meski hanya bermain dengan 10 orang, anak didik Pelatih Andik Ardiansyah tetap bermain ofensif untuk mengejar defisit gol. Serangan terus dibangun, namun selalu kandas di lini pertahanan Persebata yang tampil disiplin.

Justru Persebata yang mampu menambah keunggulan. Melalui kerja sama apik dari lini tengah, Fandy Samby berhasil membobol gawang GU untuk kedua kalinya pada menit ke-65, mengubah skor menjadi 0-2 lewat sontekan kaki kanannya.

Tertinggal dua gol tidak menyurutkan semangat pemain GU. Dua peluang emas didapatkan melalui Wahyu Agung di menit ke-72 dan Rafi Herlian di menit ke-81, namun keduanya belum mampu memperkecil skor.

Laga ini diwarnai total dua kartu merah. Menjelang akhir pertandingan, Persebata juga harus rela bermain dengan 10 pemain setelah satu pemain mereka dihukum kartu merah pada menit 90+1 karena tertangkap basah melakukan sikutan ke wajah pemain Gresik United.

Meskipun tambahan waktu diberikan selama 4 menit, Persebata mampu mempertahankan keunggulan 0-2 hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan.

Pelatih Gresik United (GU), Andik Ardiyansah, memberikan apresiasi atas kerja keras timnya. Ia mengakui bahwa kehilangan satu pemain sangat berpengaruh pada performa tim.

“Kami bermain bagus di babak kedua, tapi peluang masih belum bisa dikonversi menjadi gol. Meski bermain 10 orang, kami apresiasi kerja keras pemain,” pungkas Andik. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#surabaya #gresik united #ntt #liga nusantara #Persebata