Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Setahun Buron Ke Madura, Eksekutor Penembakan Perampok Uang SPBU Driyorejo Gresik Ambruk Ditembak Polisi

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 25 Mei 2026 | 17:39 WIB
DIAMANKAN: Tersangka F, eksekutor perampokan bersenpi yang menyasar uang setoran SPBU Driyorejo, saat diamankan di Mapolres Gresik usai dihadiahi timah panas di kakinya. (Ist/Radar Gresik)
DIAMANKAN: Tersangka F, eksekutor perampokan bersenpi yang menyasar uang setoran SPBU Driyorejo, saat diamankan di Mapolres Gresik usai dihadiahi timah panas di kakinya. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — Setelah setahun lebih menjadi buronan licin, pelarian salah satu gembong komplotan perampok bersenjata api (bersenpi) yang sempat menggegerkan wilayah Gresik Selatan akhirnya kandas.

Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus eksekutor penembakan dalam tragedi perampokan Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, yang terjadi pada April 2025 silam.

Pelaku berinisial F (43) disergap petugas di tempat persembunyiannya di kawasan pelosok Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Pulau Madura.

Baca Juga: Cerita Korban Ditembak Kawanan Perampok saat Selamatkan Pegawai SPBU di Driyorejo Gresik

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, membeberkan bahwa proses penangkapan terhadap tersangka F berlangsung dramatis. Pelaku yang dikenal sadis ini mencoba melakukan perlawanan sengit dan membahayakan keselamatan petugas saat hendak dikepung di dalam rumah persembunyiannya.

"Tersangka F terpaksa kami berikan tindakan tegas terukur (tembak di kaki) karena secara terang-terangan mencoba melawan dan kabur saat diamankan oleh tim Resmob di lapangan," tegas AKP Arya Widjaya, Senin (25/5/2026).

Dari tangan tersangka, Korps Bhayangkara berhasil menyita barang bukti vital berupa sepucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta sisa amunisi aktif. Senjata api genggam inilah yang digunakan oleh pelaku untuk melukai warga sipil saat melancarkan aksi kejahatan jalanan tersebut.

Baca Juga: Breaking News, Pegawai SPBU di Driyorejo Gresik Ditembak, Ratusan Juta Dirampok

Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, komplotan ini menyasar pegawai SPBU Damarasih (54.611.23) Desa Krikilan yang kala itu tengah membawa uang tunai ratusan juta rupiah untuk disetorkan ke bank demi pemesanan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM). Dalam aksi senyap tersebut, para pelaku sukses menggondol uang kas operasional senilai Rp130,9 juta.

AKP Arya menguraikan, peristiwa kelam itu terjadi pada Senin, 14 April 2025 sekitar pukul 13.00 WIB. Kejadian bermula saat perwakilan manajemen SPBU Damarasih, Junaidatur Rabiah (44), berboncengan dengan rekannya, Hermanto, menggunakan sepeda motor Kawasaki Blitz R bernopol W 3858 XC menuju kantor bank terdekat.

Namun, setibanya di depan area PT Merak, laju motor korban mulai dipepet secara agresif oleh empat orang pelaku tidak dikenal yang mengendarai dua unit sepeda motor matik secara beriringan.

Baca Juga: Sosperda Tahap III di Benjeng, Anggota DPRD Gresik Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Payung Hukum Kemitraan Usaha

Tepat di atas Jembatan Larangan, Jalan Raya Desa Krikilan, para pelaku langsung memotong jalan dan merampas paksa tas kresek berisi uang tunai yang dibawa korban. Tarik-menarik hebat sempat terjadi hingga menyebabkan korban tersungkur dan ikatan kantong uang tersebut robek berceceran di aspal jalan.

Melihat uangnya dijarah, korban spontan berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, seorang pemuda yang sedang melintas, Ibnu Sandi Kurniawan (27), dengan berani mencoba mendekat untuk menghadang para pelaku.

“Melihat ada warga yang mencoba ikut campur, tersangka F yang bertindak sebagai eksekutor langsung mencabut revolver dari balik bajunya dan menembak kaki kanan Ibnu Sandi Kurniawan hingga roboh bersimbah darah. Korban yang tertembak langsung dilarikan ke RS Petrokimia Driyorejo. Memanfaatkan situasi kepanikan massa, para pelaku mengeruk sisa uang tercecer senilai Rp130.925.672 lalu kabur seketika,” urai Kasat Reskrim.

Baca Juga: Apes! Maling Scoopy Asal Sidoarjo Tertangkap Basah di Lampu Merah Veteran Gresik

Hingga saat ini, tersangka F masih mendekam di ruang tahanan Mapolres Gresik guna menjalani pemeriksaan marathon. Polisi tengah membidik pasal berlapis terkait pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan senjata api serta kepemilikan senpi ilegal.

Kendati berhasil mengamankan sang eksekutor utama, pekerjaan rumah Polres Gresik belum sepenuhnya usai. Pihak kepolisian menegaskan telah mengantongi identitas jaringan hitam komplotan ini dan menetapkan lima pelaku lainnya ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kami tidak akan berhenti di sini. Tim jaring lapangan masih terus melakukan perburuan intensif terhadap lima pelaku lain yang berstatus DPO, di antaranya berinisial SA alias R, D, serta tiga rekan kelompok mereka lainnya yang diduga kuat ikut merancang aksi perampokan berdarah ini,” pungkas AKP Arya Widjaya memberi peringatan keras. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#SPBU #perampokan #Madura #gresik #polres