RADAR GRESIK – Jajaran Polsek Tambak menunjukkan komitmen serius dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah Kepulauan Bawean. Pada Senin (4/5) sekitar pukul 21.00 WIB, pihak Polsek resmi melimpahkan tiga orang tersangka kasus penyalahgunaan narkotika ke Satresnarkoba Polres Gresik.
Proses pelimpahan ini dilakukan melalui jalur laut dari Pelabuhan Bawean menuju daratan Gresik. Pengawalan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambak, AKP Mustofa, bersama dua personel anggotanya. Ketiga tersangka yang diamankan diketahui merupakan warga Desa Tambak, Kecamatan Tambak, Gresik.
Baca Juga: Hilang Kendali, Pemuda Asal Lamongan Meninggal Usai Tabrak Truk di Jalan Mayjend Sungkono Gresik
Langkah pelimpahan ini merupakan bagian dari prosedur hukum setelah para tersangka diamankan oleh pihak kepolisian karena diduga kuat terlibat dalam jaringan penyalahgunaan narkotika.
"Pelimpahan ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke wilayah kepulauan. Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku di wilayah hukum Bawean," tegas AKP Mustofa, Selasa (5/5).
Saat ini, penanganan perkara sepenuhnya telah diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Gresik. Pihak penyidik akan melakukan pendalaman lebih lanjut.
Baca Juga: Tiga Hari Hilang di Dermaga Bawean Gresik, Pria Asal Tambak Ditemukan Meninggal di Pantai Kenamar
Pendalaman tersebut meliputi pengembangan jaringan peredaran di wilayah kepulauan, penelusuran asal-usul barang bukti yang ditemukan, serta pengungkapan keterlibatan pihak lain yang mungkin menjadi pemasok.
"Penyelidikan lebih lanjut ditangani Satresnarkoba guna mengungkap kemungkinan adanya aktor lain di balik kasus ini," tambah AKP Mustofa.
Pihak kepolisian menilai peredaran narkotika sebagai ancaman serius yang dapat merusak generasi muda serta mengganggu stabilitas keamanan di Pulau Bawean. Oleh karena itu, AKP Mustofa mengimbau warga untuk terus bersinergi dengan aparat.
"Masyarakat diharapkan berperan aktif memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika di lingkungan mereka," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah