RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik kembali memperketat pengawasan di dalam lingkungan rutan. Sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, petugas menggelar razia besar-besaran di blok hunian warga binaan pada Selasa (7/4).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, ini melibatkan tim penggeledahan internal yang terdiri dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), pejabat struktural, komandan jaga, staf KPR, hingga petugas jaga.
Guna memperkuat pengawasan, razia juga menggandeng aparat penegak hukum dari Polsek Cerme dan Koramil Cerme sebagai bentuk sinergi lintas instansi.
Baca Juga: Momen Haru di Rutan Gresik: Lepas Purna Tugas dan Pindah Tugas Pegawai Warnai Apel Pagi
Razia dilakukan secara menyeluruh di setiap kamar hunian untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen “Zero Halinar” (handphone, pungutan liar, dan narkoba) di lingkungan pemasyarakatan.
Selain penggeledahan fisik, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap 10 warga binaan. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan rutan yang bersih.
Baca Juga: Wujudkan Zero Narkoba, Karutan dan Seluruh Petugas Rutan Gresik Jalani Tes Urine Mendadak
“Razia rutin dan tes urine akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah deteksi dini sekaligus penguatan keamanan di dalam rutan,” ujarnya, Rabu (8/4).
Meskipun tidak ditemukan narkoba maupun ponsel, petugas berhasil mengamankan sejumlah benda tajam dan barang berbahan kaca/logam yang dilarang berada di dalam blok hunian karena berpotensi disalahgunakan.
Kepala Keamanan Rutan (KPR) Kelas IIB Gresik, Vendra Hermawan, merinci hasil temuan tersebut meliputi 6 buah cermin, 4 buah sendok stainless, 2 buah garpu stainless, 2 buah pisau rakitan, 2 buah gunting, 1 buah gunting kuku, 4 buah aluminium, 2 buah pinset, 1 buah baterai, 16 buah pisau cukur, dan 1 pack kartu remi.
Baca Juga: Perkuat Komitmen WBK/WBBM 2026, Rutan Gresik Ikuti Sosialisasi Evaluasi Zona Integritas
"Petugas gabungan juga menemukan kaleng 1 buah, gelas kaca 1 buah, botol kaca minyak 10 buah, korek api 7 buah, alat pemanas air rakitan 1 buah dan stop kontak rakitan 1 buah. Semua barang tersebut kami sita," jelas Vendra.
Melalui operasi ini, pihak Rutan Gresik memastikan bahwa kondisi keamanan dan proses pembinaan warga binaan tetap berjalan dengan baik, kondusif, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. (yud/han)
Editor : Hany Akasah